Tugas Negara ke Hongkong Part 2
Akhirnya kita sampai ke The Peak setelah tersasar 2 kali di Hongkong, dari pemberhentian tram ke the Peak lumayan jauh dan kita jalan kaki bo…
Sesampai di the Peak antriannya panjang, mungkin karena kita datang di hari Minggu dan pengunjung The Peak rame di hari ini.
Kita pun memesan tiket seharga $HK 215, untuk naik The Peak Tram pulang pergi, masuk ke Madame Tussauds, dan ke Sky Terrace.
Sebenarnya kita sampai di lokasi pemberangkatan ke The Peak. Dari sini untuk sampai ke the Peak kita harus naik the Peak Tram. The Peak ini seperti mall, di dalamnya ada Madame Tussauds dan di paling puncak mall atau yang disebut Sky Terrace kita bisa melihat kota Hongkong .
Sesampai di the Peak kita langsung masuk ke Madame Tussauds, museum lilin yang amat terkenal di Hongkong, di sini ada patung lilin dari tokoh,artis atau olahragawan terkenal. Berhubung pengunjungnya amat rame jadi kita antri untuk foto dengan tokoh yang kita mau. Setelah berfoto ke sana kemari kita pun akhirnya keluar dari Madame Tussauds, dan lanjut ke Sky Terrace.


Di Sky Terrace ini kita bisa melihat gemerlap kota Hongkong di malam hari. di Sini tempat tertinggi di Hongkong dan cuacanya amat sangat dingin, disini ada juga teropong yang bisa digunakan untuk melihat kota Hongkong, namun lokasi yang dapat dilihat terbatas.


Disini juga terdapat kartu cinta the Peak, kurang tau juga sih mitosny apa, yang jelas para pasangan banyak yang berfoto di sini dan meninggalkan kartu ucapan disini.
Setelah cukup lama disini kita pun akhirnya pulang dan kembali naik The Peak tram ke lokasi awal pemberangkatan. Karena udah cukup lelah kita akhirnya memutuskan naik taksi pulang ke flat. Ternyata oh ternyata biaya taksi untuk sampai ke flat kurang dari $HK50,,,tau gitu tadi kita berangkatnya naik taksi aja…Tapi setidaknya udah merasakan naik tram dan ke sasar di Hongkong 2 kali hehehehe
over all Perjalanan yang amat sangat luar biasa…
Tugas Negara ke Hongkong Part 1
hmmm di awal Desember ini aku punya kesempatan untuk melancong ke negri orang, negeri dimana banyak TKW di sana, yes itulah negara Hongkong.
Aku punya kesempatan mengikuti training di negri ini, awalnya rencana training ini diadakan di pertengahan tahun tapi karena ada beberapa hal akhirnya baru terealisasi di bulan Desember. Aku dan 2 temanku yang lain mengikuti training selama 3 hari. Namun karena ada waktu perjalanan pulang dan pergi ke Hongkong maka total hari aku di Hongkong 5 hari. Berhubung aku dan 2 temanku yang lain masih kawula muda dan kita pun merencanakan berkunjung ke beberapa tempat di Hongkong sembari mengikuti training.
Alhasil kita pun memesan tiket pesawat Cathay Pacific(maskapai penerbangan Hongkong) pergi paling pagi dan pulang paling malam. Kita berangkat dari Indonesia jam 1 pagi dan nyampe di Hongkong sekitar jam setengah 6 pagi.Sesampai di bandara Hongkong, kita foto2 dulu dech.

Di bandara ini terlihat berbeda sekali dengan bandara Soetta. Bandara ini lebih rapi dan bersih, dan tentunya ketika kita berfoto ke sana kemari disini tidak ada yang peduli dan memperhatikan hahahaha.
Karena bandara yang terlalu luas kitapun bingung keluar lewat mana. Kita pun bertanya ke petugas bandara. Karena cara bicara yang berbeda kita agak sedikit kebingungan menterjemahkan apa yang disampaikan oleh petugas bandara. Alhasil kita bertanya ke beberapa petugas sampai akhirnya kita menemukan jalan keluar.

Sebelum kita meninggalkan bandara, kita pun membeli dan mengisi Octopus Card, alat pembayaran yang digunakan untuk transportasi umum di Hongkong. Kartu ini seperti e-money dan ada batas limitnya $HK 50. Jika sisa kartu ini $HK 50 maka kartu ini tidak bisa digunakan lagi musti diisi ulang. Kita pun mengisi $HK 500 untuk kartu ini(kebanyakan sih buat 5 hari, tapi buat jaga2 aja).
Kita pun keluar bandara dan naik bus tujuan Causeway Bay (lupa dicharge berapa untuk naik bus dari Bandara ke CausewayBay ini). Sepanjang perjalanan ke Causeway Bay kita selalu melihat bangunan2 tinggi dan kita melewati 2 pulau.
Sebenarnya kita juga agak kebingungan membaca peta Hongkong tapi untuknya kita berenti di tempat yang tepat. Kita pun tadinya kesulitan mencari tempat tinggal kita. Untungnya kita datang di hari minggu, dimana hari weekend dan hari libur adalah harinya para TKI (mereka pada libur dan kita akan menjumpai banyak orang Indonesia di sini).
Alhasil kita pun banyak bertemu dengan orang2 yang khas medoknya dan bertanya dimana lokasi Konjen RI, setelah berputar ke sana kemari kita pun menemukan Konjen dan penginapan kita yang tidak jauh dari Konjen pun dapat kita temukan.
Tempat penginapan kita adalah sebuah flat dengan 3 kamar tidur,2 kamar mandi,ruang tengah dan dapur. Harga yang ditawarkan pun cukup untuk kawula mudah seperti kita yaitu $HK 300 permalam.
Sesampai di sini dan bertemu dengan penjaga flat, kita pun membeli kartu telkom Hongkong. tarif telpon untuk kartu ini sangat murah, at least selama 5 hari kita memakai kartu ini dan cukup murah untuk nelpon ke Indonesia.
Kita pun beristirahat sejenak di flat ini. Sekitar jam 11 siang karena lapar yang mendera kita pun meninggalkan flat dan mencari tempat makan. Di sekitar Konjen RI, banyak kita temui restoran Indonesia dan orang Indonesia. Ternyata di hari libur dimanfaatkan oleh para TKI untuk perpanjangan passport walau Konjen hanya buka sekitar 3 jam(klo gak salah dari jam setengah 2 smpi jam 4).
Kita pun makan di RM Malang.Berhubung salah satu teman aku agak chinese, semua mata di rumah makan itu pun terpana(saking herannya kali ya dan mungkin bertanya dalam hati :kok ada pria Hongkong makan disini hehe). Dan akhirnya ada salah satu orang pun bertanya kepada kami, dan akhirnya kita pun mengobrol.
Entah karena terpesona dengan salah satu teman kami atau emang baik, 3 orang TKI yang kami kenal di RM ini pun menawarkan bantuan kepada kami untuk pergi ke tempat wisata yang hendak kami kunjungi. Kami pun di antar ke tempat pemberhentian tramp dan mereka memberikan petunjuk untuk sampai ke sana (walau info yang mereka sampaikan membuat kita tersesat 2 kali di Hongkong).
Walau tersesat kami pun dapat mencapai The Peak dengan muka yang udah amat capai ketika ada di sana.tapi pesona yang diberikan…bersambung ke Part2 yaks
My Korean Room Mate
Klo Rihana punya California King Bed gw punya Korean Room Mate
Here is the lyrics for you
Chest to chest
Nose to nose
Palm to palm
We were always just that close
Wrist to wrist
Toe to toe
Lips that felt just like the inside of a rose
So, how come when I reach out my finger
It feels like more than distance between us
In this Office Room place
We’re ten thousand miles apart
I’ve been Korean wishing on these stars
For your heart for me
My Korean Roommate
eye to eye
Cheek to cheek
Side by side
You were sitting next to me
Arm in arm
Dusk to dawn
With the curtains drawn
And a little talk every day in this room
So, how come when I reach out my fingers
It seems like more than distance between us
In this Office Room Place
We’re ten thousand miles apart
I’ve been Korean wishing on these stars
For your heart for me
My Korean Roommate
Just when I felt like giving up on us
You turned around and gave me one last touch
That made everything feel better
And even then my eyes got wetter
So confused wanna ask you if you love me
But I don’t wanna seem so weak
Maybe I’ve been Korean dreaming
In this Office Room Place
We’re ten thousand miles apart
I’ve been Korean wishing on these stars
For your heart for me
My Korean Roommate
My Korean Roommate
In this Office Room Place
We’re ten thousand miles apart
I’ve been Korean wishing on these stars
For your heart for me
My Korean Roommate
Jalan-Jalan Ke Bogor
Hmmm
Lebih dari 4 tahun di Bogor tidak membuatku tahu betul seluk beluk kota hujan ini. Mungkin kota tempat aku kuliah ini terlalu banyak spot menarik yang tidak aku ketahui selama kuliah.or mungkin karena aku terlalu sibuk kuliah(preet)
Oke langsung saja pada cerita jalan-jalan ke bogor, sebenarnya udah sebulan yang lalu tepatnya tanggal 21 Mei 2011. Semoga masih ingat hal seru yang dilakukan.
Berawal dari The Rempongers (klo baca post sebelumnya tentu tau Tidungers yang sekarang sudah berganti nama jadi The Rempongers Why??sebaiknya satu cerita sendiri) yang pengen kembali berkumpul setelah liburan ke Tidung kemaren, Alhasil kami memutuskan untuk mengunjungi Kota Bogor.
Di rencana awal sih kita pengennya ke Kebun Raya Bogor n wisata kuliner. Tadinya mikir palingan gak nyampe sehari tapi ternyata u know whats????lets read the story.
Sesuai namanya the rempongers, kita yang tadinya ingin naik kereta yang jam 8 ternyata jadinya jam setengah sembilanan. Akibat ke le le tan ini ada yang ngambek untuk gak jd ikut, tapi dengan rayuan seribu pulau akhirnya tetap mau ke bogor.
Karena lokasi tempat tinggal kita yang berbeda, kita memutuskan untuk bertemu di kereta api saja. Dan perjalanan dimulai dari aku yang naik kereta dari stasiun Juanda.
Untungnya dapet kereta yang masih kosong, dan langsung menempati gerbong khusus wanita. Akupun kontak2 an dengan yang lain untuk naik di gerbong yang sama. Alhasil emang mungkin udah ditakdirkan bersama(ya elah lebay.com) kita pun berkumpul di gerbong yang sama, walau ada yang gak dapet tempat duduk karena di stasiun mereka naik udah pdat penumpang.
Akhirnya sampai lah di kota Bogor dengan membayar Rp 5.500 untuk kereta AC Ekonomi. Kita pun melanjutkan perjalanan dengan naik angkot 02 ke arah Kebun Raya Bogor dengan membayar Rp 2000. Sesampai di sana kita foto2 dulu
Karena pada laper kita pun makan dulu. Kita mencari makan di sekitar Pasar Bogor sebelah Kebun Raya Bogor.
Ketika mencari makanan tampaklah oleh kita sebuah Vihara yang menarik. Karena kita banci foto semua, alhasil memberanikan diri untuk menanyakan kepada penjaga untuk berfoto2 di sana. Teman kita Jenny mengatakan bahwa kita dari Surabaya (*tepok jidat). Dan kita pun diijinkan untuk berfoto2 didalamnya. wkwkwkwkwk. Gak enak juga sih soalnya pada lagi sembahyang. Tapi untungnya teman kita Putri yang biasanya bawel bisa diam di Vihara itu.

Abis dari Vihara kita pun makan di pinggiran Pasar untuk makan sepiring Bakso. Selama makan kita pun mengontak satu personil The Rempongers lain yaitu Anita yang memutuskan pulang ke Jember di bulan Juni ini dan bekerja di sana. Karena rayuan seribu pulau Jenni Nita pun bela2 in dateng ke Bogor dari Jakarta dengan blind mode alias buta Bogor tapi untungnya selamat sampe Kebun Raya Bogor.Itung2 ketemu dia di Bogor untuk acara farewellnya dia.
Kita pun kembali ke KRB dan berfoto2. Sepertinya kita tidak menikmati pemandangannya tapi hanya pengen foto2. Setelah puas berfoto2 tak terasa waktu pun udah sore.
dan perut kita pun minta diisi. Kita langsung ke Taman Kencana untuk menikmati Pizza Tunggku. Untuk harga Pizzanya bisa dikatakan terjangkau dan tentunya kita masih foto2. Tapi muka kita udah keliatan kucel. Abis makan pizza kita pun balik ke Kota Jakarta dengan segudang foto2 hahaha. n di kereta masih sempet foto2 (emang bener2 banci tampil)
Ini ceritaku di Bogor
Apa ceritamu????
Liburan ke Tidung
Tepatnya tanggl 23-24 April kemaren gw berlibur ke pulau tidung. Pulau ini termasuk salah satu dari kepulauan seribu. Gw mengetahui pulau ini dari salah satu foto teman kuliah gw yang kebetulan dia ke tidung di tahun 2009.
Dari foto2 yang dia pajang di facebook menyebabkan gw “ngiler” (makanan kali) ingin ke sana. Namun rencana demi rencana gagal untuk ke pulau itu dan baru terealisasi di tahun ini.
Terus terang liburan ke tidung ini bisa dikatakan acara dadakan. direncanakan kurang lebih 1 minggu sebelum keberangkatan. dan Tidungers (nama yang gw kasih untuk tim wanita tangguh ke tidung) terbentuk dari hasil MLM
Tidungers terbentuk awalnya dari 4 orang sekawan yaitu Dita, Kak Masna, Jenn, dan Mba Ani. Masing2 4 sekawan ini merekrut teman2nya yang lain untuk bergabung. Dita mengajak gw dan Tri, Jenn mengajak Muti (dan Muti merekrut Nita dan Kak Devi), Mba Ani mengajak Putri
Acara ini pun dimanage oleh ahlinya beserta sang asisten yaitu kak Masna dan Jenn.
Berkat tangan dingin mereka kita mendapatkan agent travel yang murmer.
Dengan modal 260 kita sudah bisa berlibur di pulau tidung ini dengan keterangan sbb:
5 x makan
sepedaan
kapal pp muara angke-tidung
snorkeling di 3 spot (walau kenyataannya cuman 2 spot karna keterbatasan waktu)
menelusuri jembatan cinta
dan nginap di homestay yang layak
Walau cuma 2 hari 1 malam Tidungers cepat akrab satu sama lain walau boleh dikatakan beberapa diantara kita baru saling kenal. Gak ada yang namanya jaim2 an. semuanya memperlihatkan sifat aslinya hahaha.
Satu tujuan kita yang sama yaitu berlibur dengan sepuas2nya, menikmati pulau tidung dengan semaksimal mungkin.
At least 2 hari di pulau tidung benar2 puas
walau dikasih oleh2 yang masih membekas dari pulau tidung yaitu kulit gw yang semakin eksotis.
Tidak Professional
Hari ini karena kurangnya manajemen waktu menyebabkan gw melakukan hal tidak profesional
Sebagai seorang staff yang masih cpns dimana status kepegawaian nya gak jelas, namun gw ditempatkan dibagian aplikasi inti yang ada pada kantor gw. Kebetulah kantor gw ada hubungannya dengan perusahaan finance sejagat raya indonesia (selanjutnya gw sebut user). Soalnya kantor gw kerjaannya berhubungan dengan data2 yang diberikan oleh user. Klo gak ada data dari mereka kantor gw gak bisa kerja
Berhubung karena sistem manajemen helpline dikantor gw masih dalam tahap pengembangan dan sdm yang dipake untuk helpline masih belum dikhususkan person2nya. Alhasil semua orang yang terlibat pada aplikasi inti plus hubungan dengan pihak luar terutama user dilakukan oleh bagian gw dan 2 bagian lainnya.
Hal ini menyebabkan gw harus meluangkan waktu untuk mengangkat telpon dan menjawab email dari user ini bahkan terkadang harus menemui mereka yang sengaja datang ke kantor untuk membicarakan hal2 yang mereka hadapi disela2 pekerjaan inti yang harus gw selesaikan
Hal ini juga yang menyebabkan gw hapal hampir ratusan perusahaan finance di indonesia (ah lebay dech)
Sayangnya nama gw sudah tersebar di perusahaan tersebut apalagi no hp gw (oh em jie merasa jadi artis :p)
Dan sangat disayangkan lagi terkadang telpon dari user tersebut dilakukan oleh orang dengan jabatan bukan staff. Alhasil gw harus pintar2 berkomunikasi karena menyangkut nama baik gw plus mungkin kantor gw juga
Sebenarnya ada keuntungannya juga sih kerja sampingan jadi helpline, jadinya gw terkenal tapi klo ruginya klo nemu user yang langsung nyemprot gw, tapi terkadang dengan kelembutan suara gw mereka luluh juga (wakakak lebay)
Dan hari ini ada user yang telah membuat janji dengan gw untuk berdiskusi mengenai hal yang mereka hadapi. Namun karena gw nya lupa(knp bisa lupa) bahwa hari ini gw gak bisa. Alhasil in last minute gw membatalkan janji dengan mereka. Sebenarnya gw gak enak hati ketika si bapaknya bilang dia udah nyampe dekat kantor. (hadooh maaf banget ya pak)
dan begonya gw, gw baru melihat data si bapak2 itu setelah membatalkan janji , ternyata dia bukan seorang staff (soalnya baru kali ini juga membatalkan janji biasanya siap sedia melayani mereka yang datang ke kantor)
oh no semoga ini pelajaran buat gw ke depannya agar lebih profesional lagi
setidaknya curhat di blog ini mengurangi rasa bersalah gw
1/4 Abad
Sebenarnya gw tidak mau mengingat bahwa hari ini adalah tanggal kelahiranku
bukan karena apa2 namun di tanggal ini usia ku dimulai dari angka 25 oh no
gak kerasa udah 25 tahun merasakan kehidupan yang fana ini, tak terasa. perasaan masih abege
klo boleh mengulang waktu pengen rasanya kembali ke usia abege dan membenahi kehidupan gw yang amburadul ini
udah 25 tahun tapi masih belum settle dalam hidup, masih boros, masih labil, masih hura hura gak karuan, belum punya investasi dan sebagainya
terkadang iri dengan orang2 yang usianya lebih muda tapi sudah dikatakan sukses bahkan ada yang seumuran tapi sudah punya karya yang luar biasa
sedangkan gw,, belum ada hasil apa2 (oh em jie)
walau udah usia 25 tapi jiwa gw berasa masih abege terkadang bertanya pada diri sendiri benar gak ya gw lahirnya tahun 1986 ataukah gw terkena lost memory syndrome?
yang jelas apapun itu gw harus menerima faktanya bahwa dari akte kelahiran telah disebutkan bahwa tanggal kelahiran gw 14-04-1986 jadi musti menelan ludah bahwa hari ini tepat 25 tahun (tepok jidat)
berharap mulai detik ini bisa membenahi diri yang amburadul ini
bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya
yang terpenting adalah mulai detik ini harus bisa menabung (udah 2 tahun bekerja tapi saldo tabungan masih 1 digit alias 0 oh em jie) n bisa beli rumah (udah males ngekos mulu)
pokoknya wish the best for me ….Amiiiin
Ketipu NSP 1212
2 hari yang lalu karena saking sukanya sama lagu Cinta Diam diamnya Febrian gw jadi tergiur untuk menjadikan lagu itu sebagai NSP gw
dan tanpa pikir panjang gw pun langsung mengrimkan sms ke 1212 untuk NSP cinta diam2. dan beberapa menit kemudian NSP itu pun aktif. gw pun miscall no simpati gw untuk memastikan bahwa NSP sudah aktif.
Keesokan harinya pun gw pamer NSP sama rekan sekerja hehehe dan NSP cinta diam2 masih aktif
Namun hari ini betapa shocknya gw (untung gak pingsan) ketika pengen mendengarkan lagu Cinta diam2 dari NSP gw.
Ketika gw menghubung no simpati gw yang terdengar hanya tut tut tut bukan nada yang indah
kesal bin kesal lah gw
dan tanpa pikir panjang gw pun menghubung 1212, gw pikir bakal ada layanan ke operator. karena takutnya gw salah dengar, gw sampai menghubungi 1212 beberapa kali sampai gw tidak bisa menghubungi 1212 karena pulsa gw abissss..
damn ternyata nelpon ke 1212 tidak gratis tapi bayar oh no begonya gw
yang jelas kesel banget pulsa gw jalan buat bayar NSP plus ngubungin 1212 tapi gak dapet apa2
cuman apes aja
nasib2
ya sudahlah
semoga korbannya cuman gw doank
Kemana perginya logika ini
tidak ada yang namanya cinta buta
hanya rasa cinta yang melumpuhkan logika
apakah salah jika aku jujur terhadap perasaan ini
salahkah jika logika ini berhasil dilumpuhkan
salahkah????
pertanyaan yang tak akan ada habisnya
apa yang harus kulakukan untuk mengalahkan rasa ini
agar logika ku kembali berfungsi
hanya aku yang bisa menjawabnya
udah gila gila gila
oh em jie
apa yang terjadi padaku
Ijinkan aku berbuat salah
Ada yang menggelitik di hati ini
apakah hanya nafsu sesaat
ataukah rasa kagum yang mengalahkan logika
tapi logika ini serasa hampir kalah dengan rasa ini
apa yang harus kulakukan
ingin rasanya menjadi orang jahat
memulai sesuatu yang salah
dan ku yakin pasti banyak yang akan tersakiti
tapi apa daya
rasa ini hampir melumpuhkan kerja otak ku
bolehkah ku berbuat salah kali ini saja
ku tak mampu memerangi rasa ini
—cinta diam diam —




























