Yoga Flexibility – Bandung

Udah lebih dari dari 6 bulan gw merutinkan olahraga yoga. Sebelumnya gw tidak terlalu suka dengan yang namanya olahraga, klo di bilang sih olahraga buat gw cuman gaya2 an doank :p

Ketertarikan gw dengan yoga gegara pas pulang kampung liburan panjang tahun kemaren gw diceritakan manfaat yoga oleh tante dan adek gw Vina(anak no 4). Melihat postur tubuh mereka yang berbeda dari biasanya (maksudnya berbeda dari terakhir gw ketemu mereka) membuat gw semangat untuk mengikuti Yoga.

Sekembalinya dari kampung halaman tepatnya semester 3 kemaren atau agustus tahun lalu, gw pun mulai hunting tempat Yoga di Bandung. Tidak banyak informasi yg gw peroleh dari internet, gw hanya menemukan beberapa tempat Yoga di bandung dan rata2 lokasinya jauh dari kosan gw.

Hanya satu tempat yang letaknya dekat kos, ke sana bisa jalan kaki yaitu Yoga Leaf di Jalan Kidang Pananjuang no 5 C. Saat itu, datang ke lokasi dan bertanya apakah ada Yoga khusus kelas cewek, sang pegawai waktu itu memberi tahu tidak ada, kelasnya semua campur. Karena dapat informasi tersebut gw pun mengurungkan niat untuk Yoga di tempat itu.

Dua bulan berselang, ketika kita lagi ngumpul bareng (kita=CIO ladies) alhasil gw baru tahu teman gw alfina udah sebulan ini merutinkan Yoga. Gw pun bertanya tempat dia Yoga dan dia bilang ada kelas khusus cewek. Namun tempatnya jauh dari kosan gw, yang jelas ke sana harus naik Gojek.

Awalnya gw pikir boleh juga nih di coba, akhirnya gw pun mencoba untuk ikut kelas Yoga di Java Sport Club yang berada di Jalan Wastu Kencana sebelahnya Bali Sea Food. Namun sayang lokasi yang jauh dan waktu yang terlalu malam membuat gw akhirnya tidak melanjutkan kelas Yoga di sana.

Untuk mengikuti kelas Yoga di Java Sport Club dikenakan biaya Rp 50.000 setiap pertemuannya.

Alhasil mulai dari semester 4 tepatnya Januari gw pun mencoba kelas Yoga di Yoga Leaf dekat kosan gw. Memang kelasnya bukan khusus cewek tapi palingan cowok yang ikutan cuman 1 or 3 orang. dan pengajarnya asyik, Perempuan usia 40 an yang kondisi fisiknya masih bagus Mba Ema namanya .Orangnya suka cerita dan dari usia 35 sudah menjaga pola makan dengan tidak mengkonsumsi daging, klo gw kayaknya gak sanggup,,,,gak makan nasi padang selama lebih dari 3 hari aja rasanya sudah sakau

Biasanya gw ikut kelas Yoga hari Rabu jam setengah 5 sore selesainya menjelang magrib. Semenjak saat itu, sudah berasa manfaat Yoganya, setidaknya sekarang klo duduk depan komputer sudah langsung pake posisi yang benar, dan klo sekarang harus jalan kaki dari gerbang kampus ke gedung STEI dengan membawa laptop di tas sudah agak terasa enteng mungkin karena otot punggung dan bahunya sudah terlatih. serta berasanya lebih agak tegap aja klo berdiri. I love Yoga 😀

Ini gambar tempatnya *ada foto gw nya yang lagi narsis juga :p

Sebagai informasi tempat Yoga ini konsepnya one stop services jadi dari satu bangunan yang sama ada Parc tempat coworking sekaligus cafe, ada tempat untuk les gitar klasik, ada kelas zumba juga plus ada salonnya juga. Jadi klo habis Yoga capek bisa langsung makan di sini 😀

Untuk harganya Rp 75.000 setiap kali pertemuan dengan durasi 1,5 jam

Advertisements