Kuliner – Roti: Kuro-Kuro -Bandung

Bagi mahasiswa/i khususnya yang ngekos di daerah cisitu harusnya tau tempat kuliner satu ini, Kuro-Kuro namanya. Koru-koru ini merupakan bentuk jajanan kaki lima yang dikemas modern. Walau berbekal satu gerobak dan beberapa kursi plastik, penjual Kuro-Kuro ini sangat menjaga kebersihan dari tempat jualannya.
Gerobaknya pun didesain khusus di sisi sebelah kanan terdapat tempat untuk mengukus roti dan di sisi sebelah kiri ditaroh tempat untuk memanggang roti.

Kuro-Kuro itu artinya Kukus Roti loh teman-teman.Walaupun namanya Kukus Roti tapi Kuro Kuro juga menyediakan roti panggang dan susu murni.Tidak seperti roti kukus dan panggang kebanyakan, sepertinya Kuro-Kuro ini membuat roti sendiri karena rotinya rasa pandan dan berbentuk seperti roti burger. Isi rotinya pun bervariasi dan yang paling menarik disini juga menyediakan roti kukus dan panggang dengan selai ovomaltine dan nutella. Walaupun harganya enak di kantong tapi fillingnya banyak banget. Dengan Roti panggang/kukus isi coklat dan keju saya cukup membayar dengan Rp 6000 saja. Klo yang doyan roti untuk sarapan bisa jadi alternatif nih atau untuk jajanan di sore hari mengganjal perut.

Kuro Kuro juga bisa dipesan melalui aplikasi GO-FOOD nya GOJEK

Saat ini, Kuro Kuro ada di Cisitu Lama di dekat Indomaret dan di Tubagus Ismail jadi bagi mahasiswa/i yang ada di sekitar situ harus coba nih

Koru-koru merupakan usaha waralaba juga sehingga jika ada yang tertarik untuk membuka gerai Koru-koru bisa menghubungi si pemilik untuk bekerja sama

Jogja

hmm bicara kota jogja…pasti yang paling pertama muncul di benak yaitu batik…
ya kota jogja terkenal dengan batiknya yang murah2 dimana lagi klo bukan di Pasar Beringharjo..

Alhamdulillah minggu kemaren gw ada kesempatan mengunjungi kota ini. Jujur ini kali kedua gw ke kota ini, kali pertama gw mengungjungi kota ini disaat kuliah. Itupun tidak bisa mengunjungi semua tempat wisata di Kota ini.

Dulu waktu jaman kuliah, bermodalkan nekat gw bersama teman gw Ilfi yang kuliah di Bandung berangkat dari Bandung ke Jogja naik kereta malam. Di Jogja ada 2 teman gw yang kuliah di sana dan mereka di Jogja juga baru dalam itungan bulan

Bermodalkan peta buta kita pun menjelejahi kota Jogja…gak banyak sih tempat yang kita kunjungi…Malioboro…keraton dan Museum 1 Maret…
Berhubung karena sudah 7 tahun yang silam foto kenangan perjalanan kami di Jogja sudah entah dimana hehehe

Berbeda dengan 7 tahun yang lalu….kali ini gw ke Jogja bersama 2 orang penduduk asli Jogja..Mereka pun jadi tour guide yang amat sangat baik

selama 5 hari di kota ini gw pun mengunjungi beberapa teman wisata yang menarik di Kota ini
1. Malioboro, kebetulan tempat penginapan kita berada di jalan malioboro sehingga setiap hari bisa menikmati kawasan jalanan ini yang dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang berjualan batik, pernak-pernik dan baju kaos unik bertuliskan cerita Jogja

2. Pasar Beringharjo, pasar yang merupakan pusat batik di jogja ini terkenal di kota ini. Bagi yang ingin ke pasar ini jangan sampai kesorean ya…karena jam 5 udah tutup. Ada cerita seru ketika gw ke pasar ini…karena di depan pasar ada tulisan Pasar Resik gw pikir tadinya gw salah masuk pasar ternyata Pasar Resik itu maksudnya pasar bersih hahahahaha
Sayang karena ketika ke pasar ini udah kesorean jadi tidak bisa berburu batik dengan kalap (untung juga sih jadi kantongnya aman hahahaha) dan gw hanya membeli 1 batik seharga 40rb saja hehehehe lumayan buat dipake ngantor

3. Beringin kembar, terletak di alun2 kota Jogja…konon kabarnya jika bisa melewati beringin ini keinginannya akan terkabul…Untungnya hari kedua ketika gw mencoba kembali untuk melewati beringin ini gw berhasil hore hore

4. Gerobak antik(eh lupa dink namanya apa ya?), kendaraan sejenis Gerobak yang dikayuh oleh 4 orang dan disemua bagian gerobak ini dihiasi oleh lampu2 hias dimana gerobak ini menghiasi alun2 kota Jogja di malam hari. Harganya bervariasi, kebetulan kita naik gerobak yang harga satu putarannya 20rb. Satu putaran aja udah bikin pegel kaki apalagi lebih oh em jiee…

5. Goa Pindul….tempat wisata yang baru diketahui warga tahun 2010 dibantu oleh pihak asing ini mampu membius kami untuk mengunjunginya. Dengan bermodalkan 30rb perorang kita bisa menikmati goa ini dengan melewati sungai yang ada di bawahnya…tapi tidak pake perahu ya…tapi pake ban besar…karena tempat ini masih belum rame diketahui dan kebetulan ke sana bukan di hari libur jadi tidak terlalu rame. Goanya pun masih terlihat kealamiannya belum terjamah manusia…

GOA PINDUL

6. Candi Borobudur….semua orang pasti tau candi ini…candi yang sempat mengalami keretakan ketika gempa Jogja ini masih rame peminat.

7.Kali Milk, tempat nongkrong anak muda di Jogja yang terletak di Kaliurang ini emang cool…bukan karena tempatnya tapi karena rasa susunya yang enak teunan…klo ke Jogja kudu ke sini ya…harganya terjangkau lah

8.Nasi Bakar, gw lupa2 ingat ini tempatnya dimana yang jelas melewati kampus UGM..NasiBakar+ayambakar+kremesnya maknyus tenan…harganya murah pula…pas di perut pas di kantong

9.Bakmi Pak Lele, terletak di deket alun2 kota Jogja…maknyus pula

10. JeJamuran, konon kabarnya ini restoran yang cukup bergengsi di Jogja dan sesuai namanya menunya ya Jamur semua.

11..apa lagi ya….udah ah sekian dulu ya pembaca

Hongkong Part 2

Akhirnya kita sampai ke The Peak setelah tersasar 2 kali di Hongkong, dari pemberhentian tram ke the Peak lumayan jauh dan kita jalan kaki bo…

Kesasar di Taman Hongkong


Sesampai di the Peak antriannya panjang, mungkin karena kita datang di hari Minggu dan pengunjung The Peak rame di hari ini.

The Peak

Kita pun memesan tiket seharga $HK 215, untuk naik The Peak Tram pulang pergi, masuk ke Madame Tussauds, dan ke Sky Terrace.

The Peak Tram

Sebenarnya kita sampai di lokasi pemberangkatan ke The Peak. Dari sini untuk sampai ke the Peak kita harus naik the Peak Tram. The Peak ini seperti mall, di dalamnya ada Madame Tussauds dan di paling puncak mall atau yang disebut Sky Terrace kita bisa melihat kota Hongkong .

Sesampai di the Peak kita langsung masuk ke Madame Tussauds, museum lilin yang amat terkenal di Hongkong, di sini ada patung lilin dari tokoh,artis atau olahragawan terkenal. Berhubung pengunjungnya amat rame jadi kita antri untuk foto dengan tokoh yang kita mau. Setelah berfoto ke sana kemari kita pun akhirnya keluar dari Madame Tussauds, dan lanjut ke Sky Terrace.


Di Sky Terrace ini kita bisa melihat gemerlap kota Hongkong di malam hari. di Sini tempat tertinggi di Hongkong dan cuacanya amat sangat dingin, disini ada juga teropong yang bisa digunakan untuk melihat kota Hongkong, namun lokasi yang dapat dilihat terbatas.


Disini juga terdapat kartu cinta the Peak, kurang tau juga sih mitosny apa, yang jelas para pasangan banyak yang berfoto di sini dan meninggalkan kartu ucapan disini.

Setelah cukup lama disini kita pun akhirnya pulang dan kembali naik The Peak tram ke lokasi awal pemberangkatan. Karena udah cukup lelah kita akhirnya memutuskan naik taksi pulang ke flat. Ternyata oh ternyata biaya taksi untuk sampai ke flat kurang dari $HK50,,,tau gitu tadi kita berangkatnya naik taksi aja…Tapi setidaknya udah merasakan naik tram dan ke sasar di Hongkong 2 kali hehehehe

over all Perjalanan yang amat sangat luar biasa…

Jalan-Jalan Ke Bogor

Hmmm
Lebih dari 4 tahun di Bogor tidak membuatku tahu betul seluk beluk kota hujan ini. Mungkin kota tempat aku kuliah ini terlalu banyak spot menarik yang tidak aku ketahui selama kuliah.or mungkin karena aku terlalu sibuk kuliah(preet)

Oke langsung saja pada cerita jalan-jalan ke bogor, sebenarnya udah sebulan yang lalu tepatnya tanggal 21 Mei 2011. Semoga masih ingat hal seru yang dilakukan.

Berawal dari The Rempongers (klo baca post sebelumnya tentu tau Tidungers yang sekarang sudah berganti nama jadi The Rempongers Why??sebaiknya satu cerita sendiri) yang pengen kembali berkumpul setelah liburan ke Tidung kemaren, Alhasil kami memutuskan untuk mengunjungi Kota Bogor.

Di rencana awal sih kita pengennya ke Kebun Raya Bogor n wisata kuliner. Tadinya mikir palingan gak nyampe sehari tapi ternyata u know whats????lets read the story.

Sesuai namanya the rempongers, kita yang tadinya ingin naik kereta yang jam 8 ternyata jadinya jam setengah sembilanan. Akibat ke le le tan ini ada yang ngambek untuk gak jd ikut, tapi dengan rayuan seribu pulau akhirnya tetap mau ke bogor.

Karena lokasi tempat tinggal kita yang berbeda, kita memutuskan untuk bertemu di kereta api saja. Dan perjalanan dimulai dari aku yang naik kereta dari stasiun Juanda.
Untungnya dapet kereta yang masih kosong, dan langsung menempati gerbong khusus wanita. Akupun kontak2 an dengan yang lain untuk naik di gerbong yang sama. Alhasil emang mungkin udah ditakdirkan bersama(ya elah lebay.com) kita pun berkumpul di gerbong yang sama, walau ada yang gak dapet tempat duduk karena di stasiun mereka naik udah pdat penumpang.

Akhirnya sampai lah di kota Bogor dengan membayar Rp 5.500 untuk kereta AC Ekonomi. Kita pun melanjutkan perjalanan dengan naik angkot 02 ke arah Kebun Raya Bogor dengan membayar Rp 2000. Sesampai di sana kita foto2 dulu
Karena pada laper kita pun makan dulu. Kita mencari makan di sekitar Pasar Bogor sebelah Kebun Raya Bogor.

JLN K KRB yang penuh pedagang Talas

JLN K KRB yang penuh pedagang Talas


nyampe KRB foto2 dulu

nyampe KRB foto2 dulu

Ketika mencari makanan tampaklah oleh kita sebuah Vihara yang menarik. Karena kita banci foto semua, alhasil memberanikan diri untuk menanyakan kepada penjaga untuk berfoto2 di sana. Teman kita Jenny mengatakan bahwa kita dari Surabaya (*tepok jidat). Dan kita pun diijinkan untuk berfoto2 didalamnya. wkwkwkwkwk. Gak enak juga sih soalnya pada lagi sembahyang. Tapi untungnya teman kita Putri yang biasanya bawel bisa diam di Vihara itu.

Depan Vihara foto2 dulu

Depan Vihara foto2 dulu


Depan Gambar Sun Go Kong

Depan Gambar Sun Go Kong


Depan kuil

Depan kuil



Abis dari Vihara kita pun makan di pinggiran Pasar untuk makan sepiring Bakso. Selama makan kita pun mengontak satu personil The Rempongers lain yaitu Anita yang memutuskan pulang ke Jember di bulan Juni ini dan bekerja di sana. Karena rayuan seribu pulau Jenni Nita pun bela2 in dateng ke Bogor dari Jakarta dengan blind mode alias buta Bogor tapi untungnya selamat sampe Kebun Raya Bogor.Itung2 ketemu dia di Bogor untuk acara farewellnya dia.
Ngebaso

Ngebaso


beli es durian

beli es durian


Kita pun kembali ke KRB dan berfoto2. Sepertinya kita tidak menikmati pemandangannya tapi hanya pengen foto2. Setelah puas berfoto2 tak terasa waktu pun udah sore.
depan pintu masuk

depan pintu masuk


Yg di foto karcis tapi pada senyum

Yg di foto karcis tapi pada senyum


Foto depan pohon tak berdaun

Foto depan pohon tak berdaun


Foto depan gawang (di KRB ada gawang juga loh)

Foto depan gawang (di KRB ada gawang juga loh)


Foto tidur di aspal

Foto tidur di aspal


Foto depan Jembatan

Foto depan Jembatan

dan perut kita pun minta diisi. Kita langsung ke Taman Kencana untuk menikmati Pizza Tunggku. Untuk harga Pizzanya bisa dikatakan terjangkau dan tentunya kita masih foto2. Tapi muka kita udah keliatan kucel. Abis makan pizza kita pun balik ke Kota Jakarta dengan segudang foto2 hahaha. n di kereta masih sempet foto2 (emang bener2 banci tampil)

Ini ceritaku di Bogor
Apa ceritamu????

Liburan ke Tidung

Tepatnya tanggl 23-24 April kemaren gw berlibur ke pulau tidung. Pulau ini termasuk salah satu dari kepulauan seribu. Gw mengetahui pulau ini dari salah satu foto teman kuliah gw yang kebetulan dia ke tidung di tahun 2009.

Dari foto2 yang dia pajang di facebook menyebabkan gw “ngiler” (makanan kali) ingin ke sana. Namun rencana demi rencana gagal untuk ke pulau itu dan baru terealisasi di tahun ini.

Terus terang liburan ke tidung ini bisa dikatakan acara dadakan. direncanakan kurang lebih 1 minggu sebelum keberangkatan. dan Tidungers (nama yang gw kasih untuk tim wanita tangguh ke tidung) terbentuk dari hasil MLM

Tidungers terbentuk awalnya dari 4 orang sekawan yaitu Dita, Kak Masna, Jenn, dan Mba Ani. Masing2 4 sekawan ini merekrut teman2nya yang lain untuk bergabung. Dita mengajak gw dan Tri, Jenn mengajak Muti (dan Muti merekrut Nita dan Kak Devi), Mba Ani mengajak Putri

Acara ini pun dimanage oleh ahlinya beserta sang asisten yaitu kak Masna dan Jenn.
Berkat tangan dingin mereka kita mendapatkan agent travel yang murmer.
Dengan modal 260 kita sudah bisa berlibur di pulau tidung ini dengan keterangan sbb:
5 x makan
sepedaan
kapal pp muara angke-tidung
snorkeling di 3 spot (walau kenyataannya cuman 2 spot karna keterbatasan waktu)
menelusuri jembatan cinta
dan nginap di homestay yang layak

Walau cuma 2 hari 1 malam Tidungers cepat akrab satu sama lain walau boleh dikatakan beberapa diantara kita baru saling kenal. Gak ada yang namanya jaim2 an. semuanya memperlihatkan sifat aslinya hahaha.
Satu tujuan kita yang sama yaitu berlibur dengan sepuas2nya, menikmati pulau tidung dengan semaksimal mungkin.
At least 2 hari di pulau tidung benar2 puas
walau dikasih oleh2 yang masih membekas dari pulau tidung yaitu kulit gw yang semakin eksotis.


bertemu di muara angke


@kapal menuju tidung


nyampe homestay

[/caption]
mau snorkeling

@pulau payung besar
habis snorkling singgah di pulau payung besar

masih di pulau payung
masih di pulau payung besar

@jembatan cinta

loncat dari jembatan cinta

perjalanan pulang ke jakarta

Nyasar di Central Park Part 3 : Mall yang mengusung tema Go Green

Central Park bisa dikatakan masih mall baru di kawasan jakarta barat Indonesia…terus terang baru kemaren gw ke mall ini….itu juga dadakan.mall ini sepertinya masih sepi pengunjung dan masih toko2nya juga masih belum banyak. sayang gw gak nyampe menjelajahi carefour n blitz di mall ini untuk mengetahui apakah rame pengunjung or not..

namun di sini ada resto jepang yang cukup terkenal n kayaknya sih mahal hahaahaha n lumayan pengunjungnya, mungkin karen saturday night makanya rame. di sini juga ada gramedianya even gak beli apapun di mall ini bisa singgah ke gramedianya lah buat beli buku bacaaan or sekedar numpang baca hihihi

mall ini mengusung tema go green…di sepanjang lantai dasar nya terdapat tempat duduk yang ditengahnya di hiasi dengan tanaman…dan di bagian barat mall ini terdapat taman dan kolam ikan yang viewnya sangat bagus untuk pemotretan.ketika gw ke taman nya emang pada rame yang foto2 n rame juga yang pacaran hahaha ya iyalah malam mingguan


tapi sayangnya mall ini sepertinya tidak mendukung pengunjung yang tidak membawa kendaraan terbukti dari jalan masuk ke mall ini tidak ada trotoar yang diperuntukkan buat pejalan kaki…so kalo mau masuk musti lewat jalan kendaraan (tapi masa sih gak ada??? mungkin ada tapi gw nya belum nemu kali ye). Jadi bagi yang ingin mengunjungi mall ini dan memakai kendaraan umum sebaiknya menggunakan taksi or kalo naik busway bisa turun di shelter taman anggrek dan tinggal jalan kaki menuju bagian dalam central park ini.

but overall…mall ini emang bukan diperuntukkan buat gw dengan profil cpns ini…secara harga makanan or barang2 nya di atas standar gw hihihihi kecuali klo buat ke carefour or blitz sepertinya sama kayak mall2 lain but gw suka mikir sih….kok pada bikin mall dengan jarak berdekatan gitu ya….padahal sampingnya ada MTA dan tak jauh dari situ ada Citraland juga…apa karena budaya konsumerisme orang indonesia makanya bikin mall dengan jarak yang amat dekat dengan mall lain?? dont know lah…yang jelas Central Park punya keunikan sendiri.

Nyasar di Central Park Part 2 : Nonton Pemilihan Abang None Jakarta

setelah menyaksikan indonesian idol kita pun kembali turun dan melewati lantai demi lantai….sesampai di lantai G(di labelnya G tapi ini lantai kedua)…kita pun melihat dari kaca pintu(pintu kaca or kaca pintu ya??? hmm what ever lah ya) banyak orang n kayaknya lagi nonton acara juga di daerah balkon,,,,kita pun penasaran dan menuju ke sana…eh taunya benar ada acara di bagian taman central park ini….tapi kita belum mengetahui acara apakah itu….

dari spanduk dan poster yang di bawa oleh para penonton kok wajah2nya tidak familiar yah…kita pun turun dan menuju bagian taman dari mall ini….tapi sayang ketika nyampe taman kita tidak mendapat posisi strategis untuk dapat melihat acara tersebut…bisanya cuman dari kejauhan….

dan ternyata acara tersebut adalah pemilihan abang none jakarta gw sempat ngambil beberapa picture tapi sayang kamera handphone e71 gw tidak begitu bagus dalam menghasilkan foto yang di ambilnya full zoom in…

sebenarnya pas nyampe central park ini gw dan teman gw sempat berpapasan dengan para peserta abang none ini ketika menuju restroom di lantai UG. namun gw tadinya mikir mereka mungkin penerima tamu or para supporter indonesian idol,,,tapi agak aneh juga sech kok pada pake pakaian adat jkt dan ketika nonton indonesian idol tidak ada yang make pakaian kayak mereka hihihi

nah karena posisi kita yang tidak strategis dan tidak bisa menyaksikan acara pemilihan abang none ini dengan seksama walau gw sempat mendengarkan beberapa pertanyaan dari dewan juri kepada para peserta abang none dan jawaban2 dari mereka…tapi tetap we gw kagak bisa ngelihat face mereka dengan jelas….

alhasil tidak begitu mengikuti acara tersebut….but nice trick marketing juga mall ini….ngadain 2 acara besar sekaligus yang tujuannya mempromosikan mall ini tapi sayang yang rame cuman pas acaranya doank….goalnya tidak terwujud dengan baik hihihi