Review Film Ada Apa dengan Cinta 2

Segitu gencarnya promosi yang dilakukan oleh Miles Production semenjak di infokan bakal ada “Ada Apa dengan Cinta 2” membuat orang penasaran untuk menonton film AADC 2. Klo dilihat dari viewers di youtube yang menonton kegiatan syuting AADC2 bisa disimpulkan bahwa film ini akan dinantikan penggemarnya, termasuk gw.

AADC1 yang ditayangkan 14 tahun yang lalu yakni jaman gw masih SMA, jaman masih ababil jaman cinta monyet, jaman2nya lg mencari jati diri. Dulu karena di Bukittinggi gak ada bioskop jadi nontonnya cd bajakan aja :D. Film ini berhasil menjadi ikonik di jaman itu. Yang paling ikonik mungkin kata2 Cinta ke Rangga jaman itu “Salah gw salah teman2 gw”  ditambah lagi soundtrack filmnya yang berhasil membius berjuta telinga. Anto Hoed dan Melly Goeslaw memang tidak diragukan lagi untuk menciptakan lagu yang laris manis dan lagu2 tersebut berhasil menjadi playlist berjuta remaja jaman itu (klo yang udah pake komputer jaman itu ya namanya playlist tapi klo yang masih pake Walkman ya beli kasetnya)

Sebenarnya dengan adanya short movie AADC2,  2 tahun lalu berhasil membuat gw kepoin teman2 SMA , iseng2 liat di FB teman2 gw udah kerja dimana aja ya sampai ngelist nama2 teman SMA tapi sayang yang masih apal cuman teman sekelas yang lainnya cuman kenal wajah, kadang ada juga sih yang gw gak kenal sampai mikir *emang ini teman SMA gw perasaan gk pernah liat apa wajahnya udah berubah kali ya.

Ditambah lagi promosi film AADC2 , kegiatan syuting , soundtrack bahkan parodinya yang akhirnya membuat gw me-recall cerita2 di masa itu, gw kembali lagi membuka diari2 lama, melihat tumpukan kaset yang masih tersimpan di box dan beberapa foto jaman sma. Geli sendiri sih pas liat foto2 & baca diari2nya

Hal itulah yang membuat gw pengen nonton film ini

Cerita diawali dengan rencana liburan ke Jogja dari 4 sekawan ini.sayang ya Alya difilm ini diceritakan meninggal karena kecelakaan. Mungkin skenario ini lebih baik ketimbang geng Cinta tiba2 menjadi 4 orang tanpa ada cerita kenapa Alya gak ada. Kekompakan geng Cinta setelah 14 tahun sangat logis…Ayo ngacung yang masih sahabatan sama teman2 SMA sampai sekarang *khusus untuk generasi Y awal yang lahir tahun 80-an.

Cerita dilanjutkan dengan pertemuan Rangga dan Cinta di Jogja. Seperti ibarat takdir pas banget Cinta lagi liburan ke Jogja dan Rangga nya lagi mencari ibunya yang sudah 25 tahun tidak pernah ditemui.

Pertemuan singkat ini, membuat Cinta yang sudah bertunangan dengan Trian gundah. *makanya kalo gak yakin he is the one jangan PHP . Ini seperti cerita Cintapuccino yang diperankan oleh Milly alias Pricilia ya ceritanya beda sih tapi ending sama, Pricilia dalam cerita Cintapuccino juga gak jadi nikah ama tunangannya gegara pria Jaman SMA hadir kembali setelah sekian lama.

Akhirnya pertemuan singkat di Jogja membuat mereka kembali bersama. Sebenarnya kisah cintanya “agak” masuk akal sih tapi itu bukan concern gw di film ini . Alasan Rangga meninggalkan Cinta 9 tahun yang lalu gw bisa merasakannya * I feel u Rangga. Ada hal yang kadang gak bisa kita ceritakan sama orang yang kita sayangi, kehidupan yang berantakan apalagi saat itu Rangga kuliahnya sedang berantakan, ketemu pacar yang udah lama gak ketemu, pasti gak mau lah share hal tersebut, pasti pengen hal2 bahagia yang diceritakan, mungkin seperti anak rantau yang tidak pernah menceritakan nasib buruk yang mereka alami di rantai ketika pulang kampung, pasti pengen cerita2 yang menyenangkan yang membuat keluarga ketawa karena kenangan itu yang pengen diingat ketika kembali ke rantau. Ditambah lagi orang tua Cinta yang mengharuskan kemapanan Rangga agar Cinta tak perlu berlama2 menunggu Cinta. Jadi sangat wajar jika Rangga akhirnya memilih menuliskan surat untuk memutuskan Cinta karena itu berat kalo diucapkan langsung ataupun via telepon lebih aman via surat.

Ok….. overall kesatuan cerita dalam film ini serta tokoh Milly yang masih sama kayak AADC1 berhasil membuat penonton ketawa dan senyum2 sendiri termasuk gw :p

Gw mungkin bukan pecinta seni, ada beberapa pertunjukan artistik seperti mini konser, pameran lukisan & pertunjukkan boneka tangan yang ditampilkan di film ini yang klo orang pecinta seni akan bilang “ini apaan sih” tapi karena yang diceritakan pada tokoh ini adalah Cinta yang suka banget dengan “art” jelas itu menarik bagi Cinta dan orang2 yg punya interest yang sama.

Pesan sponsor pada film ini adalah,klo kemana2 jangan lupa bawa AQUA, trus klo mau make up pake LOREAL ya & terakhir jangan lupa pake HP nya LENOVO klo mau liburan biar hasil fotonya bagus 😀

Habis film AADC2 ini mungkin akan banyak wisatawan ke JOGJA, untuk pemerintah JOGJA mungkin harus siap2 ya. Khususny lokasi Punthuk Setumbuk, Istana Ratu Boko dan Pantai Parangkusumu * belum pernah sih kesono mungkin next time klo ada kesempatan boleh lah traveling.

Klo kata Rangga , bedanya liburan sama travelling itu ,,,,liburan lebih ke destinasi tapi klo travelling lebih ke prosesnya.

Penasaran??? Tonton aja filmnya

Cintailah Film Indonesia *pesan sponsor

Pesan gw pribadi , sebenarnya gak perlu pake adegan ciuman karena seharusnya itu disensor ya jadi menurut gw cukup adegan berpelukan ya maklum ya ini film Indonesia yang masih ketimuran bukan film barat

Sekian reviu dari gw

Advertisements