Beasiswa Dalam Negeri dari Kementrian Komunikasi dan Informasi Program S2 Chief Information Officer

Alhamdulillah, saya tercatat sebagai salah satu PNS yang beruntung untuk menerima beasiswa dalam negeri dari Kemenkominfo untuk melanjutkan S2 dengan program studi Chief Information Officer (CIO) di ITB tahun 2014.

Pemberian beasiswa ini merupakan salah satu program yang dilakukan oleh Kemenkominfo dalam mewujudkan Renstra Kemenkominfo 2010-2014 yakni

β€œPenyediaan dan peningkatan SDM bidang komunikasi dan informasi sebagai agen penyedia, pengelola dan penyebar infomasi publik, dengan indikator dan capaian target tahun 2014 antara lain : (a) pelaksanaan bimbingan teknik CIO untuk 2500 orang peserta; (b) pelaksanaan bimbingan teknis Budaya Dokumentasi dalam rangka mendukung pelaksanaan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, mencapai 2500 orang; (c) pelaksanaan program pemberian bea siswa bidang komunikasi dan informasi untuk 1398 mahasiswa; (d) peningkatan standar kompetensi kerja bidang komunikasi dan informasi sejumlah 40 paket; dan (e) sertifikasi SDM komunikasi dan informasi mencapai 4980 orang.

Dalam hal ini Kemenkominfo, bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi berikut yakni ITB, UI, UGM, UNP dan ITS

Syaratnya pun cukup mudah, berikut beberapa persyaratan mengikuti beasiswa ini :
1. PNS
2. IPK >=2.75 (ini untuk tahun 2014, kemungkinan akan berubah)
3. SK Pengangkatan PNS
4. Surat rekomendasi dari atasan

Untuk mengikuti beasiswa ini, kita bisa mengunduh website dari kelima perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Kemenkominfo. Biasanya untuk mengikuti program beasiswa tersebut terdiri dari dua gelombang yakni antara bulan Feb-Mar dan bulan Mei-Jun

Berikut saya share pengalaman mengikuti beasiswa ini.

“Sebelumnya mungkin saya dapat informasi yang kurang tepat dimana saya mengikuti program beasiswa ini di lebih dari satu perguruan tinggi yakni di UI dan ITB. Seharusnya menurut saya sih sah-sah saja kita mengikuti program ini di lebih dari satu perguruan tinggi, karena setiap perguruan tinggi punya rule yang berbeda. Nanti klo pun keterima di lebih dari satu perguruan tinggi, At least kita juga harus “fair” mengambil Perguruan tinggi yang mengumumkan terlebih dahulu. Hal ini berdampak pada kuota yang diberikan oleh Kemenkominfo.

Kuota di sini maksudnya adalah setiap perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Kemenkominfo sudah mendapat “jatah kuota”. Oleh karena itu, sebaiknya kita mencari informasi mengenai kuota ini, untuk mengetahui probabilitas keterima di perguruan tinggi yang kita pilih. Jadi sebaiknya datangilah perguruan tinggi yang diinginkan dan carilah informasi mengenai banyaknya peminat beasiswa dari tahun ke tahun di perguruan tinggi tersebut dan kuota yang diberikan oleh kemenkominfo.

Nah untuk testnya sendiri, di UI dan ITB punya rule yang berbeda.

——————————————————
Pertama saya bahas yang UI dulu
Nah di UI, untuk mengikuti program ini, kita harus mendaftar dulu melewati SIMAK UI dan memilih magister Teknologi Informasi. Setelah mendaftar, kita bisa menambahkan dokumen TOEFL dan TPA maksimal setahun terakhir. Kemudian membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 750.000 (ini tahun 2014).
Setelah membayar pendaftaran kita mencetak kartu ujian.

Untuk dokumen pendukung, UI mensyaratkan beberapa dokumen berikut :
1. Fotocopy SK Pengangkatan PNS
2. Dua buah Surat rekomendasi dari atasan atau pejabat di lingkungan pekerjaan
3. CV
4. Portfolio project
5. Fotocopy kartu ujian

Setelah mendaftar dan melengkapi dokumen, maka kita pun bersiap ujian TPA dan TOEFL bersama ribuan para mahasiswa reguler lainnya.
Untuk syarat lulus, UI akan melihat nilai TPA dan TOEFL pada saat test SIMAK UI (score TOEFL yang disyaratkan mungkin akan berubah setiap tahunnya range dari 475 sd 500) dan kelengkapan dokumen.

Alhamdulillah untuk test di UI saya diterima

Kedua, ITB
Untuk persyaratan beasiswa di ITB. Pertama kita mendaftar dahulu dari di SPS ITB dan membayar biaya pendaftaran sebesar RP 300.000
Setelah membayar, maka kita bisa mencetak data registrasi dan membubuhi tanda tanggan.

Kita diharuskan mengirimkan beberapa dokumen berikut ke ITB yakni:
1. Fotocopy SK pengangkatan PNS
2. Dua buah Surat rekomendasi dari atasan atau pejabat di lingkungan pekerjaan
3. Form Registrasi yang sudah dicetak
4. TOEFL
5. TPA
6. Beberapa dok pendukung lain seperti pernyataan tidak DO dan dokumen ini bisa diunduh ketika melakukan pendaftaran.

Setelah semua dokumen diserahkan ke ITB bisa langsung atau by pos. Maka nanti akan dihubungi pihak ITB untuk mengikuti wawancara.
Bagi yang sudah memiliki TOEFL dan TPA yang di atas atau sama dengan syarat yang ditentukan oleh ITB, maka kita tidak perlu lagi mengikuti test TOEFL atau TPA di ITB. Jadi cukup wawancara saja.

Alhamdulillah saya pun diterima di ITB

———————————————–

Seorang sahabat mengatakan hal ini kepada saya “Allah memberikan apa yang hambaNya butuhkan bukan apa yang hambaNya inginkan”

Sebenarnya sempat galau tingkat internasional ketika pengumuman beasiswa ini, karena nama saya tercatat di dua perguruan tinggi. Rasanya berat ingin meninggalkan kota Jakarta, entah kenapa.
Tapi seharusnya saya harusnya tetap teguh dengan keyakinan awal untuk masuk ITB, namun entah kenapa?
Walaupun ketika harapan itu ada ingin kuliah di UI tapi rasanya semua jalan mengarahkan saya untuk masuk ke ITB.

Tadinya sempat ragu, apalagi ketika orang tua khawatir anaknya kuliah di ITB karena tidak ada sanak saudara yang berada di Bandung beda halnya dengan Jakarta. Namun yakin dan percaya akan rencana Allah.

Alhamdulillah setelah mengikuti program beasiswa ini selama lebih dari 2 bulan di ITB, ada banyak hal yang saya pelajari. dan mudah-mudahan bisa meraih banyak ilmu di sini dan diberi kesempatan untuk mengaplikasikannya nanti ketika kembali ke kantor

—————————————————-

Soo bagi yang PNS tertarik untuk mengembangkan diri dan melanjutkan pendidikan ke tingkat S2, tidak ada salahnya mencoba program beasiswa ini.

Oh ya program beasiswa ini meliputi biaya pendidikan selama 3 semester, dan biaya operasional selama 18 bulan cukup untuk makan dengan porsi sederhana setiap bulannya.

Dan bagi yang ingin ikut beasiswa ini juga harus menyiapkan “diri” dulu ya, biasanya biaya operasional dirapel di akhir tahun, biasanya terkait administrasi yang memakan waktu sehingga pencairan dana baru bisa dilakukan di akhir tahun πŸ™‚

Untuk informasi lengkapnya bisa mengunduh website berikut
Informasi lengkap

Advertisements