Catatan Hati Seorang Istri

Hari ini gw ingin bercerita mengenai Sinetron Catatan Hati Seorang Istri yang disingkat CHSI

SInetron ini diadaptasi bebas dari novel karya Asma Nadia dengan judul yang sama. Asma Nadia pun dilibatkan dalam menuliskan skenario Sinetron ini.
Pertama kali tau ada sinetron ini akibat sharing gambar instagram Dewi Sandra dari salah seorang teman gw di facebook dengan #CHSI

Gw sangat tersentuh dengan makna kalimat di atas.
Akhirnya gw pun googling dan mencari video CHSI ini di Youtube. Gw pun melahap video ini sd episode akhir yang ada di Youtube.

CHSI ini menceritakan kehidupan berumah tangga yang dialami oleh 3 sahabat yakni Hana(Dewi Sandra, @dewisandra), Vina (Yasmine WildBlood, @yaswildblood) dan Anisa(Intan Nuraini, @intanuraini).

Hana merupakan peran utama disinetron ini. Kehidupan rumah tangganya dengan Bram (Ashraf Sinclair,@ashrafsinclair) dan anaknya Rosi(Allisha) awalnya tampak harmonis namun ternyata ada seorang Hello Kity didalam kehidupannya Bram yang merubah semuanya.

Berbeda dengan Hana, Anisa memiliki suami yang temperamental. Setiap hari dia selalu dimarahi oleh Suaminya Rudolf (Oka Antara, @okaantara), namun dia tidak pernah mengeluh dan selalu berusaha mempertahankan rumah tangganya walaupun hal ini mengganggu psikologi anaknya Dante (Nasar). Namun dengan beragam hal yang terjadi dalam kehidupan rumah tangganya membuat suaminya Rudolf berubah menjadi baik.

Sedangkan Vina, merupakan seorang Janda dengan satu orang anak bernama Nadia. Vina diceraikan oleh suaminya Helmi (Baim Wong, @baimwing) karena sifat buruknya yang suka main perempuan, minuman beralkohol. Namun Helmi kembali datang ke kehidupan Vina dan Nadia (Salwa Azis, @SalwaAzis ) dengan perubahan yang besar pada dirinya yang membuat hati Vina akhirnya luluh dan mau kembali rujuk dengan Helmi.

Gw pun terharu dan nangis bombay melihat kisah Hana dalam sinetron ini. Sungguh perempuan yang luar biasa

Selamat Pagi @dewisandra @yaswildblood @intan_nuraini23 @ashrafsinclair @teknik_abadi @baimwong ๐ŸŒป #chsi #quotes

A post shared by Catatan Hati Seorang Istri (@catatanhatiseorangistri) on

Saat itu CHSI sudah tayang belasan episode di RCTI.
Setelah gw tau ternyata CHSI ini tayang setiap hari jam 19.30, gw pun selalu nonton sinetron ini via “TV Konvensional”
walaupun gw tetap menonton kembali lewat di “Youtube”.

Namun memasuki episode 20 an, kisah Hana dalam sinetron ini terlalu berbelit2 sehingga penonton bosan apalagi gw.
Padahal pada kehidupan Hana banyak pesan moral yang ingin disampaikan penulis skenario

sebaliknya Kisah Keluarga Papa Helmi semakin menarik apalagi pemeran Papa Helmi, Mama Vina dan Nadia sangat bagus memerankan karakter mereka
masing-masing. Penonton terbuai dengan emosi yang diperankan oleh para artis. Dari adegan nangis yang bikin penonton ikutan nangisbombay,
adegan lucu yang bikin penonton ngikik dan ketawa hahahaha

#chsi #bts

A post shared by Catatan Hati Seorang Istri (@catatanhatiseorangistri) on

#chsi #quotes

A post shared by Catatan Hati Seorang Istri (@catatanhatiseorangistri) on

Gw gak tahu ya, apa yang ingin disampaikan oleh Mba Asma Nadia dengan memutar2 konflik yang dihadapi Keluarga Hana
Di beberapa postingan mba Asma di twitter , beliau menyampaikan bukan untuk mengejar rating namun untuk membuat Sinetron ini lebih berwarna
Tapi jujur bagi saya karakter Hana jadi tidak menarik lagi.

Tapi terlepas dari semua itu , sekali lagi gw hanya seorang penonton yang merindukan sinetron yang berkualitas
Sudah bertahun2 saya anti sinetron.

Semoga saja para tim kreatif CHSI bisa mengembalikan karakter Hana yang luar biasa sehingga pesan moralnya lebih bisa disebarluaskan lebih banyak lagi
Kalaupun tidak bisa dikembalikan, karakter keluarga Papa Helmi diperkuat lagi dengan pesan moral yang lebih banyak lagi

Sampai hari ini masih ngefans sama CHSI ๐Ÿ™‚

#CHSI
https://www.facebook.com/groups/catatanhatiseorangistri/

Advertisements