Perempuan-Perempuan Tangguh

What Man Do, Woman can do too

Terinspirasi dari perjalanan gw dari depok k juanda hari ini.
2 hari kemaren gw ada pekerjaan di daerah depok dan hari ini kembali ke habitat alias kosan.
Gw dan 3 rekan gw yang lain naik kereta commuter line dari pondok cina ke juanda jakarta pusat.
Gw dan 1 rekan gw naik gerbong khusus wanita sementara 2 rekan lainnya di gerbong sesudahnya.

walau hari sabtu, penumpang tujuan jakarta kota lumayan banyak, terbukti di jam makan siang itu gerbong yang kita masuki cukup padat, dan mulai lengang dari stasiun cikini.
Kereta yang lumayan rame membuat gw tidak mungkin mendapatkan tempat duduk.

Badan gw yang rontok dan rasa kantuk teramat sangat abis begadang nonton HBO semalam serta terpaksa berdiri dengan barang bawaan memaksa tubuh gw bekerja lebih ekstra agar bisa bertahan sampai kosan nanti.

Dari stasiun ke stasiun gw memperhatikan sekitar, beberapa wanita mencoba menahan rasa letih berdiri di kereta, bahkan banyak di antara mereka wanita paruh baya. Tapi mereka tetap bisa bertahan sampai stasiun tujuan. Beberapa lain ada yang membawa anak dan berusaha menahan rasa kantuk untuk menjaga anak yang tak kunjung diam bergerak.

Beberapa diantaranya ada yang saking capeknya sehingga tertidur pulas di bangku kereta.

Sesampai di stasiun Juanda, gw pun berpisah dengan 3 rekan gw dan memutuskan naik ojek ke kosan. Ternyata tukang ojek gw pun seorang ibu yang sudah 7 tahun jadi tukang ojek. Gw sedikit merasa nyaman dengan si ibu dan berusaha ngobrol sepanjang perjalanan. Sampai kosan pun gw pun di sambut si bibi di pintu masuk yang sedang membersihkan kosan.

2 orang bibi yang menjaga kosan gw ini bekerja untuk menyokong perekonomian keluarga, walau usia mereka sudah mulai banyak tapi tenaganya begitu tangguh.

Advertisements