Prihatin,,dengan Negeri Ini

Anak kos seperti gw serta punya penghasilan pas-pasan ini, mungkin berdiam diri di kosan selama weekend merupakan cara efektif agar menghemat pengeluaran. Kegiatan yang gw lakukan setiap kali berdiam diri di kosan adalah menikmati tontonan di layar televisi/ nonton DVD bajakan. Namun sayang beribu sayang, dari sekian channel Lokal, jarang ada suguhan menarik dan mendidik. Alhasil gw lebih senang menghabiskan waktu nonton Drama Korea baik dari DVD bajakan, hasil downloadan dari kantor atau nonton di Viki.com.

Namun karena sekarang semakin tua, mau gak mau gw harus menyeimbangkan hobi dengan kondisi tubuh gw. Jadi gw mulai puasa nonton drama korea yang bisa menyebabkan gw kurang tidur dan malas keluar untuk membeli makanan pengisi perut. Alhasil gw mulai sering mendengarkan radio atau blogwalking jika weekend gw lagi malas keluar kosan.
Namun saat ini, sudah ada channel Lokal yang mulai membawa perubahan(mungkin) yaitu Netmedia. Gw menonton Channel ini, gara2 iseng mencari saluran yang berbobot suatu malam. Dan gw menemukan acara Sarah Sechan di Netmedia ini, acaranya kocak waktu itu, karena Sarah Sechan mewawancarai Indri Barends.

Semenjak saat itu gw menjadi penonton setia Sarah Sechan baik nonton langsung di TV or nonton di Youtube. Sayang ya, masa dari sekian banyak channel local hanya beberapa acara yang menurut gw menarik, Sarah Sechan, Just Alvin dan Mario Teguh merupakan acara yang inspiratif menurut gw.
Mungkin gw hanya sebagian kecil masyarakat Indonesia yang menyukai acara inspiratif. Banyak dari masyarakat kita malah lebih suka menonton sinetron yang bisa ampe ribuan episode yang menurut gw gak bermutu atau bahkan menonton acara joget2 an yang memaksa penontonnya terlihat bego.
Entahlah ada apa dengan sebagian orang itu, apakah saking tidak ada nya hiburan, maka tontonan seperti itu menjadi bahan tawaan yang menarik atau entahlah. Gw gak kebayang anak2 yang menonton tontonan seperti itu. Gak kebayang gedenya bakal gimana, apakah nanti dewasa kelak mereka akan mendramatisir semua keadaaan ataukah akan senang memperlakukan orang lain dengan semena2 dan mentertawakan sesama dengan mudahnya.

Ada apa sih dengan pemilik channel local itu? Apa yang mereka cari hanya duit, tidakkah acara inspiratif lebih baik bagi masyarakat kita saat ini?
Bahkan gw kadang sudah antipati sama siaran berita yang kadang suka berbeda dari kenyataan yang mampu membentuk suatu opini yang salah. Kasian mereka yang tidak paham, dengan mudahnya bisa terpengaruh oleh media.

Entahlah……Prihatin dengan negeri yang kaya tapi miskin pengetahun ini. Mau jadi apa generasi muda kelak, jika tidak ada yang peduli tentang perang pemikiran yang sekarang lagi gencar dilakukan oleh media.
…………………………………….

Advertisements