Kemelut Dunia PNS

gw mau share sedikit mengenai dunia pns….mungkin apa yang akan gw ungkapkan ini hanya sebagian kecil dunia PNS dan ini semua dari kacamata gw.

Setahun menyandang status cpns(walau belum diangkat2) membuat gw sedikit memahami dunia yang sedang gw geluti dan entah sampai kapan ini.

PNS yang kebanyakan orang menilai bahwa pekerjaannya santai sangat bertolak belakang dengan apa yang gw alami. Malahan di tempat gw bekerja kita bisa dikatakan over capacity,,,,pekerjaan yang ditangani sudah melebihi kuotanya sehingga pekerjaan utama yang seharusnya dilakukan(klo gw sebagai IT pekerjaan utama gw yaitu coding) terpaksa dialihkan ke vendor.Namun karena pengalihan ini banyak yang menilai bahwa sebagai bagian IT kami tidak melakukan apapun padahal teknik di lapangan kita banyak sebagai IT Support ketimbang IT development(walau pada kenyataannya dari tahap requirement sampai jadi helpline hanya bagian coding yang kita serahkan kepada vendor) bahkan tak jarang IT team yang lebih mengetahui proses bisnis user ketimbang usernya sendiri

Loh kok jadi curcol…kembali ke topik

Intinya dunia PNS yang dikira orang kerjaannya santai tetapi tidak bagi gw. Tapi untungnya ditempat gw peluang untuk melakukan KKN itu minim sekali karena kita mempunyai transparansi yang jelas terhadap penggunaan uang rakyat.

Namun ada penggunaan uang rakyat yang entahlah gw bingung menjelaskan nya namun gambarannya seperti di bawah ini :

Di dunia PNS setiap rapat yang diadakan di dalam kantor biasanya menganggarkan budget untuk pembelian konsumsi, apakah hanya snack doank atau plus makan siang.(nah terkadang tendensius untuk mengadakan rapat plus dapat makan gratis ada pada setiap pns, lumayan kan makan siang…gw gak tau dech klo niatnya udah mau dapat makan siang gratis apa dikatakan korupsi, mungkin tergantung pribadi masing2 menilainya…tapi yang jelas di kantor gw rapat biasanya ampe berdarah2 hahaha)

Jika rapat diadakan diluar kantor istilahnya konsinyering biasanya menganggarkan budget untuk penginapan plus makan plus uang saku ( ini kembali lagi kepada masing2 individunya apakah tendensiusnya mau jalan2 karena biasanya rapat di luar kantor di adakan di tempat-tempat menarik, mau dapet uang saku atau sekedar nginap di hotel atau benar2 niat buat rapat,,,,bisa dinilai dari masing2 pribadi tujuan nya apa jadi bisa dinilai apakah korupsi atau tidak)

Adalagi training biasanya diadakan di luar negeri mentok2 di dalam negeri sendiri ( nah ini juga kembali ke individu masing2, apakah niatnya mau jalan2 ke luar negeri atau dapet uang saku ataukah dapet ilmunya….)

Itulah gambaran penggunaan uang rakyat di PNS (anda sebagai rakyat bisa menilai sendirilah)

Sementara dari segi lingkungan sosial berikut gambarannya :
Jika melakukan kesalahan kepada orang yang mempunyai influence yang luar biasa di kantor maka kita akan menjadi bulan2an di kantor dan satu kantor pasti akan tau jadi dalam bersikap dan berbicara musti hati2, walaupun kita tidak suka dengan seseorang di kantor anda sebisa mungkin untuk tidak memperlihatkan sikap tidak suka tersebut kecuali jika orang yang tidak disukai adalah orang yang hampir tidak disukai satu kantor hahahaha (mau ngomentarin dia di jejaring sosial bakal didukung oleh orang sejagat raya kayaknya)

Senioritas tetap akan ada pada dunia PNS, yang lebih senior yang diutamakan bukan yang lebih baik

Jika punya track record buruk maka sejagat raya kantor akan tahu dan mindset semua orang akan menilai kejelakan kita

hmm apalagi yach
oh ya birokrasi tetap sulit walaupun ada dalam satu kantor. Jika mempunyai relasi baik biasanya tidak dipersulit namun klo relasinya gak bagus ya siap2 aja

Intinya dalam lingkungan sosialisasi anda harus terkenal dan disukai banyak orang agar semua jalan anda mulus hahahaha

Mungkin itu dulu curhatan mengenai dunia PNS, gw gak tau dech klo di swasta seperti apa,,apakah sama juga

Advertisements