<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>write nothing to something</title>
	<atom:link href="http://dianadelia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dianadelia.wordpress.com</link>
	<description>it's about me, my experience, my place to tell</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Nov 2009 13:27:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='dianadelia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/882202a906cb81806f3c6d3a9e298d24?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>write nothing to something</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>KEtipu eh tepatnya salah pilih</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/27/ketipu-eh-tepatnya-salah-pilih/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/27/ketipu-eh-tepatnya-salah-pilih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 13:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/27/ketipu-eh-tepatnya-salah-pilih/</guid>
		<description><![CDATA[Kebetulan sebulan belakangan ini gw lagi butuh2nya akses internet di rumah. Sebelumnya gw malas berlangganan internet d rumah karena 8 jam di kantor dengan fasilitas internet gw rasa udah lebih dari cukup apalagi gw suka pulang telat. Jadi kebutuhan internet di rumah gak terlalu tinggi.
Tapi karena sebulan terakhir lagi butuh banget ama yang namanya internet, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=385&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Kebetulan sebulan belakangan ini gw lagi butuh2nya akses internet di rumah. Sebelumnya gw malas berlangganan internet d rumah karena 8 jam di kantor dengan fasilitas internet gw rasa udah lebih dari cukup apalagi gw suka pulang telat. Jadi kebutuhan internet di rumah gak terlalu tinggi.<br />
Tapi karena sebulan terakhir lagi butuh banget ama yang namanya internet, akhirnya gw pun memutuskan untuk berlangganan. Gw pun memutuskan untuk memakai im2 broom unlimited. Judulnya she UNLIMITED tapi tidak pada kenyataannya.</p>
<p>IM2 Broom Bastis yang gw beli seharga 300rb ini dengan biaya bulanan 200rb ini tidak seperti yang gw bayangkan. Tadinya sech gw pikir kebutuhan internet gw akan terpenuhi ternyata tidak. Ini dikarenakan gw terlalu terbuai dengan judulnya yang UNLIMITED tanpa melihat kecepatan akses yang diberikan.<br />
Ternyata IM2 Broom Bastis dengan biaya bulanan 200rb/bulan ini hanya memiliki kecepatan akses 256kbps  sampai dengan volume pemakaian 3GB. Dan setelah 3GB kecepatan akses akan menurun up to 64kbps sampai dengan volume pemakaian tak terbatas.</p>
<p>Dan sayangnya seminggu pertama gw tidak terlalu memperhatikan kata2 diatas yang terdapat pada brosurnya. Dan gw pun dengan asyiknya bermain game yang ada di facebook.maklum setahun punya account fb gw gak pernah menikmati fasilitas game yang ada d fb. Karena baru pemula gw pun ampe ketagihan main game ampe larut malam mpe firefox gw crash ampe modem gw panas banget.<br />
Dan dalam waktu seminggu volume pemakaian gw pun udah mencapai 3 GB. Dan gw pun kesal dengan im2 yang supel dupel lemot ini. Ada apa gerangan,,,akhirnya gw pun baca brosur yang ada dan gw baru baca kalimat d atas tuh.</p>
<p>Merasa kecewa sech awalnya,,,tapi yang mo gimana lagi,,,udah terlanjur beli,,,n gw pun mengakses internet dengan kecepatan di bawah 64 kbps. Kebayang donk lemotnya minta ampun,,buka google aja susah. Wuih….emang ya di Indonesia internet masih barang mahal,,,atau apa karena gw salah memilih provider layanan internet,,mungkin provider lain bisa memberi yang lebih???musti cari tau negh<br />
NB: ini cuman keluh kesah dari seorang customer yang salah pilih,,,,jadi jika ada pihak IM2 yang baca semoga gw gak dilaporan kayak mba Prita Peace dech ^_^</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=385&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/27/ketipu-eh-tepatnya-salah-pilih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DiBaLik KisaH SeoRang Papa</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/25/dibalik-kisah-seorang-papa/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/25/dibalik-kisah-seorang-papa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 03:01:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[dedicated for my lovely dad
dapet dari salah satu milis yg gw ikutin
sedih banget baca na
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya&#8230;..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=383&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>dedicated for my lovely dad<br />
dapet dari salah satu milis yg gw ikutin<br />
sedih banget baca na</p>
<p>Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya&#8230;..</p>
<p>Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.</p>
<p>Lalu bagaimana dengan Papa?</p>
<p>Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,</p>
<p>tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?</p>
<p>Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,</p>
<p>tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?</p>
<p>Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil&#8230;&#8230;</p>
<p>Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.</p>
<p>Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu&#8230;</p>
<p>Kemudian Mama bilang : &#8220;Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya&#8221; ,</p>
<p>Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka&#8230;.</p>
<p>Tapi sadarkah kamu?</p>
<p>Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.</p>
<p>Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.</p>
<p>Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : &#8220;Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang&#8221;</p>
<p>Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?</p>
<p>Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :</p>
<p>&#8220;Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!&#8221;.</p>
<p>Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.</p>
<p>Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.</p>
<p>Ketika kamu sudah beranjak remaja&#8230;.</p>
<p>Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: &#8220;Tidak boleh!&#8221;.</p>
<p>Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?</p>
<p>Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat &#8211; sangat luar biasa berharga..</p>
<p>Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu&#8230;</p>
<p>Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama&#8230;.</p>
<p>Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,</p>
<p>Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?</p>
<p>Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia&#8230;. :&#8217;)</p>
<p>Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..</p>
<p>Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?</p>
<p>Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.</p>
<p>Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir&#8230;</p>
<p>Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut &#8211; larut&#8230;</p>
<p>Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .</p>
<p>Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?</p>
<p>&#8220;Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa&#8221;</p>
<p>Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.</p>
<p>Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata &#8211; mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti&#8230;</p>
<p>Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa</p>
<p>Ketika kamu menjadi gadis dewasa&#8230;.</p>
<p>Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain&#8230;</p>
<p>Papa harus melepasmu di bandara.</p>
<p>Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?</p>
<p>Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini &#8211; itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. ..</p>
<p>Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.</p>
<p>Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata &#8220;Jaga dirimu baik-baik ya sayang&#8221;.</p>
<p>Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT&#8230;kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.</p>
<p>Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.</p>
<p>Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.</p>
<p>Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan&#8230;</p>
<p>Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : &#8220;Tidak&#8230;. Tidak bisa!&#8221;</p>
<p>Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan &#8220;Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu&#8221;.</p>
<p>Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?</p>
<p>Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.</p>
<p>Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.</p>
<p>Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat &#8220;putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang&#8221;</p>
<p>Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.</p>
<p>Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..</p>
<p>Karena Papa tahu&#8230;..</p>
<p>Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.</p>
<p>Dan akhirnya&#8230;.</p>
<p>Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia&#8230;.</p>
<p>Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?</p>
<p>Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa&#8230;.</p>
<p>Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: &#8220;Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik&#8230;.</p>
<p>Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik&#8230;.</p>
<p>Bahagiakanlah ia bersama suaminya&#8230;&#8221;</p>
<p>Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk&#8230;</p>
<p>Dengan rambut yang telah dan semakin memutih&#8230;.</p>
<p>Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya&#8230;.</p>
<p>Papa telah menyelesaikan tugasnya&#8230;.</p>
<p>Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita&#8230;</p>
<p>Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat&#8230;</p>
<p>Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis&#8230;</p>
<p>Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .</p>
<p>Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa &#8220;KAMU BISA&#8221; dalam segala hal&#8230;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=383&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/25/dibalik-kisah-seorang-papa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Start APache gak Mau ketika Selesai Nginstall Xampp???</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/21/start-apache-gak-mau-ketika-selesai-nginstall-xampp/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/21/start-apache-gak-mau-ketika-selesai-nginstall-xampp/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 04:44:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[PHP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Cuman mau berbagi pengalaman ajah,,,,
hari ini gw niat mau nginstall xampp-win32-1.5.1.exe
udah pada tau dunk Xampp tu buat apa??
bagi yang belum tau
XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di sini
nagh gw pun mulai proses install [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=378&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Cuman mau berbagi pengalaman ajah,,,,</p>
<p>hari ini gw niat mau nginstall <strong>xampp-win32-1.5.1.exe</strong><br />
udah pada tau dunk <strong>Xampp</strong> tu buat apa??<br />
bagi yang belum tau</p>
<p>XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di <a href="http://www.apachefriends.org/en/index.html.">sini</a></p>
<p>nagh gw pun mulai proses install menginstall </p>
<p>hbis selesai install kemudian gw pun mengklik start apache :<br />
dan muncullah pesan <strong>apache is blocked for port 80 &#8230;</strong></p>
<p>hmm gw pun bingung negh kenapa ya???<br />
akhirnya gw mencari sedikir pencerahan lewat om google</p>
<p>n you know what ternyata IIS Admin gw running jadinya bentrok dech<br />
alhasil gw stop dulu IIS gw n kemudian bisa dijalanin dech apache nya</p>
<p>untuk mengetahui IIS kita running or stop kita bisa lihat di <strong>Start-&gt;Control Panel-&gt;Administrative Tool-&gt;Services</strong><br />
<a href="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/11/tes.jpg"><img src="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/11/tes.jpg?w=454&#038;h=237" alt="" title="tes" width="454" height="237" class="aligncenter size-full wp-image-379" /></a></p>
<p>so simple but sempat bikin puyeng dikit</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=378&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/11/21/start-apache-gak-mau-ketika-selesai-nginstall-xampp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/11/tes.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tes</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Curhat</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/10/24/curhat/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/10/24/curhat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 09:33:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[lagi miss my family
lagi kangen bukittinggi
ternyata gak pulang lebaran kemaren sangat menyiksa
huhu
hope next month i will go to my luvly hometown
       <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=374&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>lagi miss my family<br />
lagi kangen bukittinggi<br />
ternyata gak pulang lebaran kemaren sangat menyiksa</p>
<p>huhu<br />
hope next month i will go to my luvly hometown</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=374&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/10/24/curhat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Utang Budi dibalas dengan cara yang salah</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/29/utang-budi-dibalas-dengan-cara-yang-salah/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/29/utang-budi-dibalas-dengan-cara-yang-salah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 04:40:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Gw pengen menceritakan tentang seseorang, seorang pria yang sudah amat dekat dengan gw. Pria yang terpaut usia 7 tahun dengan gw ini sudah gw anggap sebagai teman,kakak sekaligus bokap.
Tak bisa dipungkiri kalau jasanya sangat banyak pada gw. Sampai 2 tahun silam ada sebuah musibah luar biasa yang menimpanya untungnya ada seorang Hero yang menyelamatkannya. Hero [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=372&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Gw pengen menceritakan tentang seseorang, seorang pria yang sudah amat dekat dengan gw. Pria yang terpaut usia 7 tahun dengan gw ini sudah gw anggap sebagai teman,kakak sekaligus bokap.</p>
<p>Tak bisa dipungkiri kalau jasanya sangat banyak pada gw. Sampai 2 tahun silam ada sebuah musibah luar biasa yang menimpanya untungnya ada seorang Hero yang menyelamatkannya. Hero yang dia anggap sebagai orang tua yang menolongnya tanpa pamrih tapi setahun setelah itu, ternyata sang Hero menanggapi lain apa yang telah dia berikan sebagai pertolongan kepada sang pria. Dan akhirnya sang pria terpaksa menuruti semua keinginan sang Hero. </p>
<p>Dia melakukan hal tersebut karena terpaksa, karena kasian atau mungkin karena tak tahu harus membalas jasa sang Hero. Sang pria seakan makan buah simalakama, kalau tidak dituruti kemauan sang Hero dia masih membutuhkannya dan tak mau dianggap tak tau balas budi waktu itu. Posisi sang pria sangat sulit. Beban hidup yang dipikul sang pria, kakak dan ponakan yang banyak bergantung padanya membuat dia harus mengorbankan dirinya demi mereka walaupun sang pria tau kalau yang ia perbuat salah</p>
<p>Gw pun mengetahui tentang masalah ini dari omongan orang, awalnya gw kurang begitu yakin walaupun yang memberitahukannya adalah bokap gw sendiri, Pada saat itu gw merasa barang kali bokap gw salah, atau salah paham. Tapi ternyata setahun yang lalu gw melihat dengan mata kepala gw sendiri dia melakukannya. Ada raut menyesal,kaget dari wajahnya ketika dia menyadari gw ada di tempat kejadian.</p>
<p>Dia tak berani mengeluarkan sepatah kata pun. Gw sangat terpukul melihat kejadian itu. Dia seakan tak berkutik menuruti kemauan sang Hero.Ketika itu gw musti balik dari Jakarta ke bogor dengan kereta, Sepanjang perjalanan ke bogor gw menahan isak tangis walau air mata mengalir di pipi. Orang yang sangat gw hormati, gw kagumi , gw cintai berani berbuat  hal itu di depan gw.gw benar2 shock.</p>
<p>Tapi ketika gw lihat ke belakang apa yang telah ia lakukan pada gw,gw gak bisa membencinya dengan apa yang ia lakukan. Dari sd gw udah terlalu dekat dengannya,,,setiap kali ulang tahun pasti dia selalu ngajak teman2nya datang merayakan ultah gw, ketika kuliah dialah tempat gw selalu berkeluh kesah dan meminta pertolongan sampai gw bekerja,,,terkadang gw malu gw belum bisa memberikan sesuatu padanya.</p>
<p>Gw yakin dia pasti melakukannya dengan satu alasan yang kuat. Dan tepat 2 hari lalu ketika batin gw udah gak bisa menampung semua Tanya,,,gw pun mengeluarkan uneg2 padanya. Entahlah apa karena gw kurang lihai bicara, awal pembicaraan membuat dia marah, kecewa, kenapa gw bisa mengajukan pertanyaan seperti itu dan akhirnya dia pun sedikit menggambarkan apa masalah sebenarnya, kenapa dia berbuat seperti itu, serius gw sangat prihatin, sedih entahlah bercampur aduk perasaan ini dan gw pun gak bisa tidur semalaman karena kepikiran masalah ini.</p>
<p>Andai gw bisa melakukan sesuatu, gw ingin banget mengurangi sedikit bebannya. Gw sangat2 mencintainya (eits bukan cinta dalam artian macam2 lho) cinta karena dia orang yang sangat gw hormati, kagumi,</p>
<p>Ya Allah apa yang harus gw lakukan,,,gw hanya berharap sang Hero sadar atas apa yang ia perbuat adalah salah. Bener bener salah apalagi melibatkan sang pria. 2 keluarga besar berhasil dia hancurkan. Oh Ya Allah,,,,gw benar2 sedih,,,,,kenapa sang pria harus menerima semua ini,,,,yang tidak bisa di terima oleh keluarganya…walaupun aku mengerti posisi dia sangat sulit…..dan aku mengerti kenapa dia melakuakan ini semua</p>
<p>Tapi apapun yang terjadi,,,,walaupun gw harus menjauhinya nanti,,,gw tetap akan selalu menghormatiny,,,,,apapun itu,,,,,n semoga Allah memberikan kesempatan kepada gw untuk membalas jasa2nya selama ini kepada gw,,,yah walaupun gak sama dia,,,,mungkin sama anak2nya.Amiin</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/372/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=372&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/29/utang-budi-dibalas-dengan-cara-yang-salah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cengeng</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/14/cengeng/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/14/cengeng/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 07:10:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[curhat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[cengeng mungkin kata itu sangat pantas untuk menggambarkan seorang gw.
terkadang gw berpikir bertambahnya usia gw tidak dapat menghilangkan kebiasaan gw yang satu ini,
setiap kali ada masalah selalu aja nangis,,, padahal dengan nangis bikin mata bengkak,,, apalagi kalo malam nangisnya pasti besok harinya jadi bad day banget dech.
tapi klo gak nangis gw gak tau cara melampiaskan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=370&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>cengeng mungkin kata itu sangat pantas untuk menggambarkan seorang gw.<br />
terkadang gw berpikir bertambahnya usia gw tidak dapat menghilangkan kebiasaan gw yang satu ini,<br />
setiap kali ada masalah selalu aja nangis,,, padahal dengan nangis bikin mata bengkak,,, apalagi kalo malam nangisnya pasti besok harinya jadi bad day banget dech.</p>
<p>tapi klo gak nangis gw gak tau cara melampiaskan kekesalan gw,,,sakitnya hati ini,,,walaupun ngebuang waktu seh,,,nangis kan ngabisin waktu juga,,, coba klo gak nangis gw bisa makan es krim, makan coklat dll banyak hal yang bisa gw lakukan.</p>
<p>Semalam ada kejadian yang membuat hati ini kesal,,,,berhubung orang di rumah lagi pada rame karena nenek gw mau pulang kampung,, terpaksa dech gw merintih di kamar walau ada beberapa sepupu gw yang heran ngeliat gw dengan mata bengkak,,,,untungnya gw menghindari komunikasi dengan para om dan tante yang lagi ada di rumah,,,walau gw yakin ada beberapa yang tau gw abis nangis,,,tapi untungnya mereka gak nanya apa2 tuh ke gw (aman dech gw)&#8230;</p>
<p>pagi ini gw bangun dengan mata bengkak banget ampe gak sahur,, bablas seh,,,di bangunin berapa kali ama tante gw gak bangun2 hehehehe,,,<br />
karena takut ketauan abis nangis gw buru2 ke kamar mandi dan mencari batu es untuk mengompres mata gw hehehehehe yah walau masih bengkak,,,,<br />
untungnya lagi pada sibuk ngebenahin barang2 nenek gw yang mau pulkam jadi gak terlalu ada yang merhatiin gw dan gw bisa berangkat kerja tanpa ada pertanyaan hehehehe</p>
<p>yah kebiasaan buruk yang selalu dan selalu ada dalam hidup gw &#8220;nangis&#8221;,, kayak anak kecil dech gw,,,memalukan,,,gak juga seh,,,tapi emang gw belum dewasa aja,,,buktinya usia segini cewek2 seumuran gw udah pada mikirin nikah,,,klo gw seh boro2 (ngurus suami,punya anak buset dah itu pekerjaan tersulit kayaknya,,, klo boleh milih mau jadi single forever hehehe),,,lagi mencoba untuk menjadi dewasa dulu baru dech mikirin kayak gitu,,,,jiwanya masih abg gitu dech,,,jadi nya masih labil,,, klo dibandingin ma anak sma mungkin masih dewasaan anak sma ketimbang gw,,,,waduw</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/370/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/370/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/370/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=370&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/09/14/cengeng/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/20/perempuan-yg-dicintai-suamiku/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/20/perempuan-yg-dicintai-suamiku/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 02:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[Untitled]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=367</guid>
		<description><![CDATA[gw baru dapat email ini dari teman gw,,,dan u know what gw nangis baca negh email hukhuk
baca dech ^_^
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;
Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=367&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><strong>gw baru dapat email ini dari teman gw,,,dan u know what gw nangis baca negh email hukhuk</strong></p>
<p>baca dech ^_^</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.</p>
<p>Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.</p>
<p>Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.</p>
<p>Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.</p>
<p>Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.</p>
<p>Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.</p>
<p>Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.</p>
<p>Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.</p>
<p>Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.</p>
<p>Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,</p>
<p>&#8221; Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, &#8221; lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !</p>
<p>Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.</p>
<p>Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.</p>
<p>Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.</p>
<p>Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.</p>
<p>Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, &#8221; Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?&#8221;</p>
<p>Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,</p>
<p>Dear Meisha,</p>
<p>Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.</p>
<p>Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.</p>
<p>Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.</p>
<p>Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.</p>
<p>yours,</p>
<p>Mario</p>
<p>Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.</p>
<p>Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan<br />
lain.</p>
<p>Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.</p>
<p>Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.</p>
<p>Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.</p>
<p>Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.</p>
<p>**********</p>
<p>Setahun kemudian…</p>
<p>Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.</p>
<p>&#8221; Mario, suamiku….</p>
<p>Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..</p>
<p>Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.</p>
<p>Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, &#8221; kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?&#8221;</p>
<p>Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.</p>
<p>Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.</p>
<p>Istrimu,</p>
<p>Rima&#8221;</p>
<p>Di surat yang lain,</p>
<p>&#8220;………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……&#8221;</p>
<p>Disurat yang kesekian,</p>
<p>&#8220;…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.</p>
<p>Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….</p>
<p>Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..&#8221;</p>
<p>Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.</p>
<p>Disurat terakhir, pagi ini…</p>
<p>&#8220;…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.</p>
<p>Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.</p>
<p>Tahukah engkau suamiku,</p>
<p>Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………&#8221;</p>
<p>Jelita menatap Meisha, dan bercerita,</p>
<p>&#8221; Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……&#8221; Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.</p>
<p>Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.</p>
<p>Dear Meisha,</p>
<p>Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?</p>
<p>Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….</p>
<p>Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>so sad story</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/367/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/367/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/367/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=367&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/20/perempuan-yg-dicintai-suamiku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>He&#8217;s just not that into you</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/hes-just-not-that-into-you/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/hes-just-not-that-into-you/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 10:34:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Drama/Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[
Film drama/comedy yang sepertinya belum tayang di bioskop Indonesia ini udah gw tuntun versi bajakannya hehehehe. habisnya lama amat baru mo tayang di bioskop, dan gw udah terlalu penasaran ma ne film gara2 ngeliat trillernya di TV.
Film hollywood dimana hampir semua tokohnya diperankan oleh bintang papan atas hollywood ini lebih cocok d tonton buat cewek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=364&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/mv5bmty5mtuyndgwmf5bml5banbnxkftztcwnzyzmdqymg-_v1-_sx95_sy140_.jpg?w=95&#038;h=140" alt="MV5BMTY5MTUyNDgwMF5BMl5BanBnXkFtZTcwNzYzMDQyMg@@._V1._SX95_SY140_" title="MV5BMTY5MTUyNDgwMF5BMl5BanBnXkFtZTcwNzYzMDQyMg@@._V1._SX95_SY140_" width="95" height="140" class="alignleft size-full wp-image-365" /></p>
<p>Film drama/comedy yang sepertinya belum tayang di bioskop Indonesia ini udah gw tuntun versi bajakannya hehehehe. habisnya lama amat baru mo tayang di bioskop, dan gw udah terlalu penasaran ma ne film gara2 ngeliat trillernya di TV.</p>
<p>Film hollywood dimana hampir semua tokohnya diperankan oleh bintang papan atas hollywood ini lebih cocok d tonton buat cewek seh karena inti dari film ini adalah bagaimana mengartikan sinyal2 lawan jenis terutama cowok terhadap cewek.</p>
<p>Mungkin film ini lebih cocok jika diumpamakan dengan kehidupan budaya kebaratan.</p>
<p>Film yang lebih menekankan kepada kisah cinta Gigi. Gigi yang sedari kecil telah diajarkan oleh ibunya &#8220;when men act like jerks, it means they like her&#8221;.Gigi selalu saja gagal dalam menjalani hubungan dengan pria yang dia kencani.Sampai pada akhirnya dia pun jadian dengan pria yang selalu ia mintai sarannya tentang sinyal2 yang diberikan oleh pria2 yang dikencaninya.</p>
<p>Tidak hanya kisah cinta Gigi yang dsorot dalam film ini.<br />
Ada juga Janine and Ben yang sudah dekat dari jaman kuliah. Mereka menikah karena Janine meminta kepastian kepada Ben untuk menikahinya atau meninggalkannya saja. Ben yang takut kehilangan janine pun mengiyakan walaupun sebenarnya Ben belum yakin untuk menikah,, pada akhirnya Ben pun terpikat dengan seorang pelatih yoga yang terobsesi jadi penyanyi yang ia temui di sebuah mini market,,,dan perselingkuhan pun terjadi.</p>
<p>Ketika Janine tau kalau Ben berselingkuh dia mencoba untuk menyelamatkan pernikahannya,,,namun karena Ben melanggar janji yang telah mereka sepakati sebelumm menikah yaitu Ben tidak boleh merokok. Janine pun kesal dan akhirnya memutuskan pernikahannya dengan BEn.</p>
<p>Berbeda dengan kisah cinta Neil dan Beth,,,mereka sudah 7 tahun bersama tapi belum terikat dengan pernikahan. Beth yang akhirnya terpengaruh dengan perkataan Gigi untuk menikah memaksa Neil untuk menikahinya. Neil yang tidak  terlalu tertarik dengan pernikahan pun tidak mengiyakan permintaan Beth. Karena menurut Neil dia dan Beth tak perlu menikah karena selama mereka masih mencintai toh Neil tidak akan meninggalkan Beth.<br />
namun karena Neil tidak mau menikah dengan Beth maka akhirnya Beth memutuskan meninggalkan Neil, walaupun pada akhirnya Beth dan Neil sadar kalau mereka saling membutuhkan dan akhirnya Neil pun mau menikahi Beth</p>
<p>Beda lagi dengan kisah cinta Drew Barrymore yang selalu saja kencan di dunia maya dan dia tidak pernah bertemu dengan sang kekasih dan pada akhirnya jatuh cinta pada Conor,,,pria idamanya di dunia nyata </p>
<p>hmm over all negh film bagus ^_^</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=364&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/hes-just-not-that-into-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/mv5bmty5mtuyndgwmf5bml5banbnxkftztcwnzyzmdqymg-_v1-_sx95_sy140_.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MV5BMTY5MTUyNDgwMF5BMl5BanBnXkFtZTcwNzYzMDQyMg@@._V1._SX95_SY140_</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>G.I Joe</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/g-i-joe/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/g-i-joe/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:48:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Drama/Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[
Hari senin kemaren gw barengan teman2 gw nonton Film GI Joe,,,
Sayangnya karena di bioskop tempat gw nonton crowded banget kita kebagian tempat duduk dibagian depan di kursi N 4 baris dari depan klo gak salah.
Sempat pusing seh nontonnya,, tapi walaupun duduk di bagian depan gw bisa merasakan how wonderfull this film ,,,,GREAT banget dech..
Jujur seh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=361&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/mv5bmtqxmdi2ndg5nv5bml5banbnxkftztcwnzcwmju2mg-_v1-_sx94_sy140_.jpg?w=94&#038;h=140" alt="MV5BMTQxMDI2NDg5NV5BMl5BanBnXkFtZTcwNzcwMjU2Mg@@._V1._SX94_SY140_" title="MV5BMTQxMDI2NDg5NV5BMl5BanBnXkFtZTcwNzcwMjU2Mg@@._V1._SX94_SY140_" width="94" height="140" class="alignleft size-full wp-image-362" /><br />
Hari senin kemaren gw barengan teman2 gw nonton Film GI Joe,,,</p>
<p>Sayangnya karena di bioskop tempat gw nonton crowded banget kita kebagian tempat duduk dibagian depan di kursi N 4 baris dari depan klo gak salah.<br />
Sempat pusing seh nontonnya,, tapi walaupun duduk di bagian depan gw bisa merasakan how wonderfull this film ,,,,GREAT banget dech..</p>
<p>Jujur seh gw gak terlalu ngerti isitilah2 sains yang dipake di dalam film ini. dan yang membuat gw sedikit bertanya2 kenapa markas dari joe ada di mesir (ada apa dengan mesir????)</p>
<p>menurut pendapat gw (AGAIN gw bukan pengkritik or pengomentar film yang bagus),,,film ini seakan2 gabungan dari game dan manusia (hehehehe) &#8230;.adegan perlawanan yang ditampilkan seakan2 membuat gw merasa gw lagi di timezone main game tembak2 an n dengan mudah musuh bisa gw taklukan hahahahah</p>
<p>mungkin karena terlalu banyak animasi komputer yang dipake dalam film ini membuat aksi yang dalam film ini kurang real. tapi musti diakui animasi komputer yang dipake dalam film ini boleh diacungkan jempol apalagi teknologi yang dipake.</p>
<p>biaya produksinya berapa ya????mahal pastinya</p>
<p>selain aksi2 yang menakjubkan, film ini juga menampilkan emosi yang cukup luar biasa dari tokoh2nya.<br />
gw bingung dech mengatakannya,,,,emosi disini bukan amarah lho!!!</p>
<p>Emosi yang ditampilkan oleh 2 adik sepeguruan yang musti saling membunuh untuk membela kelompok masing2.</p>
<p>Emosi yang ditampilkan oleh Duke dan Anna dimana mereka saling mencintai pada awalnya tapi karena suntikan(ini istilah sains lagi ,,,,lupa gw namanya heehhe) yang dberikan kepada Anna oleh Rex membuat Ana membeci Duke dan malah mendukung penjahat,,,tapi pada akhirnya cairan yang disuntikkan kepada Anna itu tidak lagi beraksi karena kekuatan CINTA (halah lebay dech gw heheheh)</p>
<p>DImana pada akhirnya mereka berdua balik lagi hihihihi (Duke is a cool man ^_^)</p>
<p>tapi at the end bakal ada sequelnya negh kayknya,,,,secara presiden AS adalah penyamar,,,,hayo tebak siapa dia???makanya tonton aja filmnya hehehehe</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/361/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=361&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/g-i-joe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/mv5bmtqxmdi2ndg5nv5bml5banbnxkftztcwnzcwmju2mg-_v1-_sx94_sy140_.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MV5BMTQxMDI2NDg5NV5BMl5BanBnXkFtZTcwNzcwMjU2Mg@@._V1._SX94_SY140_</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Merah Putih</title>
		<link>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/merah-putih/</link>
		<comments>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/merah-putih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 07:28:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dianadelia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Drama/Film]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dianadelia.wordpress.com/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[
gw bukan pengamat film yang bagus dan bukan pengkritik film yang hebat,,,,tapi gw pengen sedikit mengomentari tentang film Indonesia yang lagi tayang dan mungkin di beberapa bioskop sudah tidak ditayangkan lagi.
film itu film Merah Putih. Film ini merupakan salah satu film yang tidak mengikuti trend perfilman indonesia saat ini yang lagi trend dengan film horor. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=358&subd=dianadelia&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img src="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/bd152170ccaf4567f2494d5f878cd7a5400x280.jpg?w=150&#038;h=105" alt="bd152170ccaf4567f2494d5f878cd7a5400x280" title="bd152170ccaf4567f2494d5f878cd7a5400x280" width="150" height="105" class="alignleft size-thumbnail wp-image-359" /><br />
gw bukan pengamat film yang bagus dan bukan pengkritik film yang hebat,,,,tapi gw pengen sedikit mengomentari tentang film Indonesia yang lagi tayang dan mungkin di beberapa bioskop sudah tidak ditayangkan lagi.</p>
<p>film itu film Merah Putih. Film ini merupakan salah satu film yang tidak mengikuti trend perfilman indonesia saat ini yang lagi trend dengan film horor. dari namanya saja kita bisa melihat semangat nasionalisme yang ingin di tonjolkan dalam film tersebut.</p>
<p>Kebetulan karena melihat iklan thriller film ini di tv gw pun tertarik untuk menontonnya. Kebetulan jumat kemaren  gw nonton film ini. Kebetulan karena bioskop tempat gw nonton tidak terlalu rame pengunjung dan gw nonton film ini yang jam 20.55.</p>
<p>Hanya beberapa bangku yang terisi. Film pun di mulai. Opening film yang cukup bagus gw pikir. menit demi menit telah berlalu,,,gw pun semakin bingung dengan inti cerita yang ingin di tonjolkan dari film ini.</p>
<p>Awalnya gw suka dengan keanekaragaman yang ditampilkan dalam film ini. seperti keaneka ragaman agama suku dan latar belakang dari tokoh2 di film ini. namun setengah jalan film berlangsung gw merasakan kejanggalan dalam film ini. entahlah apa yang sebenarnya pengen disampaikan oleh sang sutradara dari film ini. bagi gw sedikit membingungkan.</p>
<p>Apakah karena film ini trilogi jadi harus nonton ketiganya dulu baru bisa mengerti makna yang ingin disampaikan sang sutradara???</p>
<p>Walaupun boleh diakui, ini salah satu film yang kembali mengingatkan kita akan peristiwa perjuangan di masa lalu.dan film ini cukup menguras kantong produser karena menghabiskan dana sebesar 50M untuk 3 film ini dan melibatkan orang asing dalam pembuatan film ini.</p>
<p>but over all gw sedikit kecewa menonton film ini @_@</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dianadelia.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dianadelia.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dianadelia.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dianadelia.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dianadelia.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dianadelia.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dianadelia.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dianadelia.wordpress.com/358/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dianadelia.wordpress.com/358/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dianadelia.wordpress.com/358/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dianadelia.wordpress.com&blog=887302&post=358&subd=dianadelia&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dianadelia.wordpress.com/2009/08/18/merah-putih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4176e77268e8705d1b17a598aa2f57dd?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">dianadelia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://dianadelia.files.wordpress.com/2009/08/bd152170ccaf4567f2494d5f878cd7a5400x280.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">bd152170ccaf4567f2494d5f878cd7a5400x280</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>