Posts filed under 'Basa Basi'
KEtipu eh tepatnya salah pilih
Kebetulan sebulan belakangan ini gw lagi butuh2nya akses internet di rumah. Sebelumnya gw malas berlangganan internet d rumah karena 8 jam di kantor dengan fasilitas internet gw rasa udah lebih dari cukup apalagi gw suka pulang telat. Jadi kebutuhan internet di rumah gak terlalu tinggi.
Tapi karena sebulan terakhir lagi butuh banget ama yang namanya internet, akhirnya gw pun memutuskan untuk berlangganan. Gw pun memutuskan untuk memakai im2 broom unlimited. Judulnya she UNLIMITED tapi tidak pada kenyataannya.
IM2 Broom Bastis yang gw beli seharga 300rb ini dengan biaya bulanan 200rb ini tidak seperti yang gw bayangkan. Tadinya sech gw pikir kebutuhan internet gw akan terpenuhi ternyata tidak. Ini dikarenakan gw terlalu terbuai dengan judulnya yang UNLIMITED tanpa melihat kecepatan akses yang diberikan.
Ternyata IM2 Broom Bastis dengan biaya bulanan 200rb/bulan ini hanya memiliki kecepatan akses 256kbps sampai dengan volume pemakaian 3GB. Dan setelah 3GB kecepatan akses akan menurun up to 64kbps sampai dengan volume pemakaian tak terbatas.
Dan sayangnya seminggu pertama gw tidak terlalu memperhatikan kata2 diatas yang terdapat pada brosurnya. Dan gw pun dengan asyiknya bermain game yang ada di facebook.maklum setahun punya account fb gw gak pernah menikmati fasilitas game yang ada d fb. Karena baru pemula gw pun ampe ketagihan main game ampe larut malam mpe firefox gw crash ampe modem gw panas banget.
Dan dalam waktu seminggu volume pemakaian gw pun udah mencapai 3 GB. Dan gw pun kesal dengan im2 yang supel dupel lemot ini. Ada apa gerangan,,,akhirnya gw pun baca brosur yang ada dan gw baru baca kalimat d atas tuh.
Merasa kecewa sech awalnya,,,tapi yang mo gimana lagi,,,udah terlanjur beli,,,n gw pun mengakses internet dengan kecepatan di bawah 64 kbps. Kebayang donk lemotnya minta ampun,,buka google aja susah. Wuih….emang ya di Indonesia internet masih barang mahal,,,atau apa karena gw salah memilih provider layanan internet,,mungkin provider lain bisa memberi yang lebih???musti cari tau negh
NB: ini cuman keluh kesah dari seorang customer yang salah pilih,,,,jadi jika ada pihak IM2 yang baca semoga gw gak dilaporan kayak mba Prita Peace dech ^_^
Add comment November 27, 2009
DiBaLik KisaH SeoRang Papa
dedicated for my lovely dad
dapet dari salah satu milis yg gw ikutin
sedih banget baca na
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,
tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. ..
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
8 comments November 25, 2009
Curhat
lagi miss my family
lagi kangen bukittinggi
ternyata gak pulang lebaran kemaren sangat menyiksa
huhu
hope next month i will go to my luvly hometown
4 comments October 24, 2009
Utang Budi dibalas dengan cara yang salah
Gw pengen menceritakan tentang seseorang, seorang pria yang sudah amat dekat dengan gw. Pria yang terpaut usia 7 tahun dengan gw ini sudah gw anggap sebagai teman,kakak sekaligus bokap.
Tak bisa dipungkiri kalau jasanya sangat banyak pada gw. Sampai 2 tahun silam ada sebuah musibah luar biasa yang menimpanya untungnya ada seorang Hero yang menyelamatkannya. Hero yang dia anggap sebagai orang tua yang menolongnya tanpa pamrih tapi setahun setelah itu, ternyata sang Hero menanggapi lain apa yang telah dia berikan sebagai pertolongan kepada sang pria. Dan akhirnya sang pria terpaksa menuruti semua keinginan sang Hero.
Dia melakukan hal tersebut karena terpaksa, karena kasian atau mungkin karena tak tahu harus membalas jasa sang Hero. Sang pria seakan makan buah simalakama, kalau tidak dituruti kemauan sang Hero dia masih membutuhkannya dan tak mau dianggap tak tau balas budi waktu itu. Posisi sang pria sangat sulit. Beban hidup yang dipikul sang pria, kakak dan ponakan yang banyak bergantung padanya membuat dia harus mengorbankan dirinya demi mereka walaupun sang pria tau kalau yang ia perbuat salah
Gw pun mengetahui tentang masalah ini dari omongan orang, awalnya gw kurang begitu yakin walaupun yang memberitahukannya adalah bokap gw sendiri, Pada saat itu gw merasa barang kali bokap gw salah, atau salah paham. Tapi ternyata setahun yang lalu gw melihat dengan mata kepala gw sendiri dia melakukannya. Ada raut menyesal,kaget dari wajahnya ketika dia menyadari gw ada di tempat kejadian.
Dia tak berani mengeluarkan sepatah kata pun. Gw sangat terpukul melihat kejadian itu. Dia seakan tak berkutik menuruti kemauan sang Hero.Ketika itu gw musti balik dari Jakarta ke bogor dengan kereta, Sepanjang perjalanan ke bogor gw menahan isak tangis walau air mata mengalir di pipi. Orang yang sangat gw hormati, gw kagumi , gw cintai berani berbuat hal itu di depan gw.gw benar2 shock.
Tapi ketika gw lihat ke belakang apa yang telah ia lakukan pada gw,gw gak bisa membencinya dengan apa yang ia lakukan. Dari sd gw udah terlalu dekat dengannya,,,setiap kali ulang tahun pasti dia selalu ngajak teman2nya datang merayakan ultah gw, ketika kuliah dialah tempat gw selalu berkeluh kesah dan meminta pertolongan sampai gw bekerja,,,terkadang gw malu gw belum bisa memberikan sesuatu padanya.
Gw yakin dia pasti melakukannya dengan satu alasan yang kuat. Dan tepat 2 hari lalu ketika batin gw udah gak bisa menampung semua Tanya,,,gw pun mengeluarkan uneg2 padanya. Entahlah apa karena gw kurang lihai bicara, awal pembicaraan membuat dia marah, kecewa, kenapa gw bisa mengajukan pertanyaan seperti itu dan akhirnya dia pun sedikit menggambarkan apa masalah sebenarnya, kenapa dia berbuat seperti itu, serius gw sangat prihatin, sedih entahlah bercampur aduk perasaan ini dan gw pun gak bisa tidur semalaman karena kepikiran masalah ini.
Andai gw bisa melakukan sesuatu, gw ingin banget mengurangi sedikit bebannya. Gw sangat2 mencintainya (eits bukan cinta dalam artian macam2 lho) cinta karena dia orang yang sangat gw hormati, kagumi,
Ya Allah apa yang harus gw lakukan,,,gw hanya berharap sang Hero sadar atas apa yang ia perbuat adalah salah. Bener bener salah apalagi melibatkan sang pria. 2 keluarga besar berhasil dia hancurkan. Oh Ya Allah,,,,gw benar2 sedih,,,,,kenapa sang pria harus menerima semua ini,,,,yang tidak bisa di terima oleh keluarganya…walaupun aku mengerti posisi dia sangat sulit…..dan aku mengerti kenapa dia melakuakan ini semua
Tapi apapun yang terjadi,,,,walaupun gw harus menjauhinya nanti,,,gw tetap akan selalu menghormatiny,,,,,apapun itu,,,,,n semoga Allah memberikan kesempatan kepada gw untuk membalas jasa2nya selama ini kepada gw,,,yah walaupun gak sama dia,,,,mungkin sama anak2nya.Amiin
3 comments September 29, 2009
Cengeng
cengeng mungkin kata itu sangat pantas untuk menggambarkan seorang gw.
terkadang gw berpikir bertambahnya usia gw tidak dapat menghilangkan kebiasaan gw yang satu ini,
setiap kali ada masalah selalu aja nangis,,, padahal dengan nangis bikin mata bengkak,,, apalagi kalo malam nangisnya pasti besok harinya jadi bad day banget dech.
tapi klo gak nangis gw gak tau cara melampiaskan kekesalan gw,,,sakitnya hati ini,,,walaupun ngebuang waktu seh,,,nangis kan ngabisin waktu juga,,, coba klo gak nangis gw bisa makan es krim, makan coklat dll banyak hal yang bisa gw lakukan.
Semalam ada kejadian yang membuat hati ini kesal,,,,berhubung orang di rumah lagi pada rame karena nenek gw mau pulang kampung,, terpaksa dech gw merintih di kamar walau ada beberapa sepupu gw yang heran ngeliat gw dengan mata bengkak,,,,untungnya gw menghindari komunikasi dengan para om dan tante yang lagi ada di rumah,,,walau gw yakin ada beberapa yang tau gw abis nangis,,,tapi untungnya mereka gak nanya apa2 tuh ke gw (aman dech gw)…
pagi ini gw bangun dengan mata bengkak banget ampe gak sahur,, bablas seh,,,di bangunin berapa kali ama tante gw gak bangun2 hehehehe,,,
karena takut ketauan abis nangis gw buru2 ke kamar mandi dan mencari batu es untuk mengompres mata gw hehehehehe yah walau masih bengkak,,,,
untungnya lagi pada sibuk ngebenahin barang2 nenek gw yang mau pulkam jadi gak terlalu ada yang merhatiin gw dan gw bisa berangkat kerja tanpa ada pertanyaan hehehehe
yah kebiasaan buruk yang selalu dan selalu ada dalam hidup gw “nangis”,, kayak anak kecil dech gw,,,memalukan,,,gak juga seh,,,tapi emang gw belum dewasa aja,,,buktinya usia segini cewek2 seumuran gw udah pada mikirin nikah,,,klo gw seh boro2 (ngurus suami,punya anak buset dah itu pekerjaan tersulit kayaknya,,, klo boleh milih mau jadi single forever hehehe),,,lagi mencoba untuk menjadi dewasa dulu baru dech mikirin kayak gitu,,,,jiwanya masih abg gitu dech,,,jadi nya masih labil,,, klo dibandingin ma anak sma mungkin masih dewasaan anak sma ketimbang gw,,,,waduw
9 comments September 14, 2009
PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU
gw baru dapat email ini dari teman gw,,,dan u know what gw nangis baca negh email hukhuk
baca dech ^_^
————————————
Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.
Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.
Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.
Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.
Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.
Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.
Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.
Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.
Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.
Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,
” Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, ” lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !
Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.
Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.
Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.
Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.
Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, ” Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?”
Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,
Dear Meisha,
Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.
Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.
Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.
Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.
yours,
Mario
Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.
Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan
lain.
Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.
Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.
Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.
Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.
**********
Setahun kemudian…
Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.
” Mario, suamiku….
Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..
Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.
Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, ” kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?”
Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.
Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.
Istrimu,
Rima”
Di surat yang lain,
“………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……”
Disurat yang kesekian,
“…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.
Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….
Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya……..”
Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.
Disurat terakhir, pagi ini…
“…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.
Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.
Tahukah engkau suamiku,
Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………”
Jelita menatap Meisha, dan bercerita,
” Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……” Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.
Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.
Dear Meisha,
Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?
Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….
Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.
———————–
so sad story
7 comments August 20, 2009
Cincin d jari manis tangan kanan ????
kebetulan gw punya beberapa aksesoris gelang,kalung n cincin walaupun gw kadang suka jarang memakainya cuma jadi pajangan di lemari doank
entah kenapa beberapa akhir ini gw jadi tertarik untuk memakainya, kebetulan gw punya 2 cincin emas yang muat di jari manis gw, walaupun sekarang udah terasa longgar di jari manis gw karena badan gw yang semakin kecil (gak denk cuma turun 2 kilo berat gw jadi 42 kilo cuy @_@),
nah karena gw lagi keranjingan pake cincin,,gw pun memakai cincin tersebut di jari manis tangan kanan gw,,,,bayangkan masa ketika gw lagi naik ojek,,, si mas tukang ojeknya bilang gini
“kok sendirian mba ? suaminya mana”
“what???? (dalam hati)”
“saya belum nikah mas”
“ah masa si mba tuh cincin di tangan kanan mba apa itu?”
“ha?? emang cincin gw kenapa?”
“wah saya mah tau mba cewek yg udah nikah/belum”
“gak kok saya belum nikah”
“ah mba gak usah boong”
percakapan yang menjengkelkan dengan si tukang ojek,,,untungnya tempat yang lagi gw tuju tak mengharuskan gw untuk naik ojek berlama2
dan gw pun langsung bayar mas tukang ojeknya sesampai tujuan n berlalu begitu saja
emangnya klo cewek make cincin di jari manis tangan kanan udah nikah ya??
kan cincin itu aksesoris
lagian cincin nikah kan unik bentuknya
bete dech gw
6 comments August 6, 2009
Beauty Treatment
beauty treatment hmm sepertinya istilah yang tidak asing lagi untuk di dengar
yup,,minggu kemaren gw melakukan hal ini bareng teman gw dimana kita udah planning sebulan sebelumnya buat ngelakuin ini
beauty treatment yang gw pilih adalah spa
kebetulan setelah mendengar tempat spa yang bagus dari teman gw, gw pun langsung mengunduh web BALE BALE SPA
gw pun melihat treatment2 yang ditawarkan dan harga2nya,,,hmm lumayan menguras kantong seh tapi gpp lah
gw pun membicarakannya dengan teman gw,,,kita pun memiah milih paket apa yang mau kita ambil (lebih murahan ngambil paket ketimbang ngambil satuan)
gw pun menelpon pihak bale2 spa untuk melakukan appointment buat hari minggunya,,gw pun menyebutkan paket yang akan kita ambil
kita memilih paket B-2
- Anykind of Body Scrub / Lulur
- 1 hour Aromatherapy Body Massage
- Milk Bathing or Bubble Bathing
- Creambath + Yoghurt or Hair Mask
- Semi Hair Blow
dimana creambath+yogurt or hair mask and semi hair blownya diganti dengan Face Relaxation + Mask (Kiwi, Strawberry)
dan kiita juga nambah body steam
walaupun musti ngeluarin duit tambahan buat paket tersebut tapi gpp lah
kita pun berangkat ke sana di hari minggu
sesampai di sana nuansa tradisional sunda terermin dari bale2 ini,,dengan diputarnya lagu sunda membuat kental suasana sundanya
kita pun langsung memilih jenis lulur,jenis minyak dan mask yang akan kita pakai
gw pun memilih lulur mawar, minyak yang beraroma green tea untuk body message dan masker strawberry
setelah memilihnya gw kita pun di suruh masuk ke dalam dan langsung ke kabin2 yang telah di siapkan
terus terang baru pertama kalinya gw di spa hehehehehe
agak risih seh tadinya,,,tapi untungnya tempat spa ini khusus cewek semua,dan tertutup banget
gw pun diberikan kain untuk menutupi sebagian tubuh gw (malu bet dah gw)
dan mba2 yang mijitin n lulurin gw juga nanya ma gw
“mab baru pertama kali ya? iya mba,,,pantesan kok rada2 malu2 hehehehe”
y iyalah badan gw diliatin semua walaupun beberapa bagian tertutupi hihihi
tapi enak euy pijitannya bikin badan gw fresh n lulurannya bikin badan gw halus hehehehe
tapi lucunya pas face relaxation gw tertidur bo wakakakak saking enaknya pijatannya ditambah lagi masker strawberyna
wuis kinclong dech muka gw wakakakak
musti di rutinin negh ke sana biar hasilnya lebih memuaskan tapi gw musti menyiapkan budget yang pas buat ke sana
set dah kayaknya ini bukan gaya hidup boros dech tapi tuntutan pekerjaan heheeh
maklum selama 5 hari dalam seminggu kerja rodi jadi musti memberikan pelayanan terbaik buat badan ini salah satunya dengan spa hihihihi
Add comment August 6, 2009
Cerita lucu Seorang Laki2 di Kereta
Hari itu kebetulan gw lagi ada keperluan ke bogor. selesai dengan keperluan gw di bogor gw pun balik lagi ke jakarta di hari yang sama.
waktu itu hari jumat, dan gw balik k jakartanya dengan kereta AC ekonomi
kebetulan kereta tersebut berangkat dari bogor kurang lebih jam 4 lebih dan penumpang dari bogor lumayan rame setidaknya hal ini terlihat dari bangku yang ada di gerbong yang sama yang gw duduki keisi semua.
perjalanan dari bogor ke jakarta kurang lebih 1 jam,,,stasiun demi stasiun telah terlewati dan beberapa stasiun lagi nyampe jakarta kota,
yg membuat gw heran yakni stasiun2 setelah gambir, banyak penumpang berlomba2 masuk gerbong kereta demi menempati bangku yang kosong, mereka rata2 berpakaian rapi selayaknya orang pulang kerja
hmm kebetulan sesampai di beberapa stasiun sebelum jakarta kota itu jamnya orang pulang kantor,,
ketika di stasiun sawah besar,,ada beberapa orang masuk dan langsung menempati bangku kosong yang ada di hadapan gw,,,,
ada yang menarik perhatian ku ketika mereka masuk,,,
kebetulan posisi gw yang berhadapan dengan mereka membuat gw bisa mendengarkan apa yang mereka bicarakan
percakapan lucu yang menggelitik hati gw antara seorang teman pria dan wanita
gw rada2 lupa seh detail pembicaraaan mereka
tapi yang jelas intinya seperti ini :
Cowok : “gw mau pura2 tidur ah biar nanti klo ada ibu2 hamil,,orang tua or wanita yang kelihatan kecapean naik kereta gw gak perlu mempersilakan mereka duduk kan gw tidur,,”
cewek : “dasar lo”
cowok : “bodo ah gw capek banget mana gw turunnya di bogor lagi”
pembicaraan mereka menggelitik hati gw tapi gw berusaha menahan tawa hehehe
ternyata para penumpang yang rata2 naik setelah stasiun gambir adalah para penumpang tujuan bogor,, mereka sengaja naik kereta ke arah kota karena kereta tersebut akan balik lagi ke bogor,,,kalo mereka gak naik dan menunggu kereta dari arah jakarta,,,kemungkinan mereka gak kebagian tempat duduk
tapi dari pembicaraan antara pria dan wanita tadi gw bisa narik kesimpulan,,,terkadang aturan bahwa mendahulukan ibu hamil,orang paruh baya atau wanita untuk lebih di dahulukan duduk di transportasi umum itu hanya berlaku pada kondisi2 tertentu,,,
makanya bukan sesuatu pemandangan yang asing lagi bagi gw ketika ada orang paruh baya,wanita hamil yang berdiri di kereta/busway ketika jam berangkat kerja/pulang kerja sementara ada pria2 bertubuh kekar yang duduk (dengan acuhnya dengan sekitar) karena sepertinya mereka lelah untuk berbagi tempat duduk
hmmm bisa dimaklumi seh
3 comments July 31, 2009
Public Enemies
Public Enemies film yang sedang tayang di bioskop ini cukup layak untuk di tonton.

dengan membaca sedikit sinapsis dari film ini di Cineplex membuat gw langsung kepincut pengen nonton hehehehe
Agen FBI Melvin Purvis (Christian Bale) ditugaskan menyelidiki gangster Amerika John Dillinger (Johnny Depp) dan Pretty Boy Floyd (Channing Tatum) yang menjadi biang perampokan bank pada tahun 1930an
Tak seorangpun mampu menghentikan John Dillinger dan kelompoknya. Tidak ada penjara yang mampu menahannya. Pesona dan keberaniannya menerobos penjara mengejutkan semua orang – termasuk kekasihnya Billie Frechette (Marion Cotillard) hingga warga Amerika yang tidak bersimpati pada bank saat kondisi dalam masa depresi. Saat aksi kelompok Dillinger berlangsung, J. Edgar Hoover menjadikan Dillinger sebagai musuh utama Amerika dan menugaskan Melvin Purvis untuk menangkapnya
gw baru saja nonton negh film sabtu kemaren di Djakarta XX1,,,wow malam minggu yang crowded banget d bioskop ini
film action yang dibintangi oleh Johnny Depp(aktor cakep bow) ini memiliki sedikit kesan humor (banyak denk),,
hal ini terlihat dari kekonyolan yang di perlihatkan oleh polisi2 Chicago dan ini memperlihatkan betapa bobroknya kepolisian chicago pada saat itu,,,n kurang media publikasi (masa buronan yang dicari2 polisi orang2 pada kagak tau mukenya gimana???/)
film ini cukup apik selain kesan humor kesan romantis juga di perlihatkan pada film ini
Kisah cinta Dillinger dengan Billy wanita yg membuat hatinya kepincut at the first time ini membuat sedih yang nontonnya,,
walaupun Dillinger seorang perampok dan hidupnya tak tentu arah,,,Billy tetap mau mencintainya
paling seru pas Billy ke tangkep d sebuah hotel oleh polisi ketika hendak melarikan diri bersama Dillinger dan ketika Billy di bawa ke mobil u know what Diliinger(John Deep yang cakep itu menangis oh no romantis banget seh tu cowok hehehee)
film ini juga membawa penonton untuk membela sang perampok ketimbang si polisinya
dan lebih ngaconya lagi ketika Dillinger ditangkap dia diperlakukan masyarakat chicago bak selebriti
buset dah
pokoknya tonton aja deh bagus kok ^_^
Add comment July 27, 2009